<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193539</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206101547</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000623</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">ARTSIPASI POLITIK PENYANDANG DISABILITAS   PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN KONAWE SELATAN   PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2020 :</subfield>
      <subfield code="b">SP4N-LAPOR /</subfield>
      <subfield code="c">Rio Oktovrian</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rio Oktovrian</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">ILUS ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18543</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Heru Rochmansjah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">323.042 598 483 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">323.042 598 483 2 RIO a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Partisipasi Politik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah tahun 2020 mengalami &#13;
perbedaan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya, di mana pada tahun 2020 dilakukan pemilihan &#13;
serentak di seluruh Indonesia. Namun, pelaksanaannya pada tahun 2020 dihadapi dengan tantangan &#13;
utama karena adanya pandemi Covid-19. Angka partisipasi pemilih disabilitas yang sebelumnya &#13;
(2015) mencapai 87% dan menurun pada tahun (2020) yaitu 67 persen yang tidak menggunakan hak &#13;
pilih, pemilihan Pilkada Konawe Selatan Tahun 2020 menarik perhatian peneliti untuk mengkaji &#13;
permasalahan tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini berfokus Untuk mengetahui partisipasi &#13;
1 &#13;
politik penyandang disabilitas dan factor yang menghambat pada Pilkada Konawe Selatan Tahun &#13;
2020. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan &#13;
induktif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis &#13;
data dilakukan menggunakan analisis faktor pendukung partisipasi politik yang mencakup dimensi &#13;
ransangan politik, Karakteristik Dan Pribadi Seseorang, Karakteristik Sosial, Situasi Politik, &#13;
Pendidikan Politik serta analisis faktor penghambat yaitu Kebijakan induk organisasi selalu berubah, &#13;
Pemilih pemula yang otonom, Dukungan yang kurang dari induk untuk mensukseskan. &#13;
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi penyandang disabilitas pada Pilkada &#13;
Konawe Selatan tahun 2020 relatif rendah yang yang diakibatkan oleh tidak semua penyandang &#13;
disabilitas dapat mengakses dan mengetahui informasi dari pihak KPU sebagai penyelenggara Pilkada &#13;
Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2020, rendahnya kesadaran politik penyandang disabilitas &#13;
mempengaruhi tingkat partisipasi politik, karakteristik sosial penyandang disabilitas yang memiliki &#13;
kekurangan menjadi faktor yang menentukan partisipasi politik, serta pertimbangan kebutuhan dan &#13;
kesulitan khusus. Kesimpulan: Partisipasi politik penyandang disabilitas dalam pemilihan Kepala &#13;
Daerah di Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2020 masih rendah. Hal ini &#13;
dibuktikan dengan data yang ada menunujukkan bahwa partisipasi politik penyandang disabilitas &#13;
hanya sebanyak 67% padahal target dari KPU sendiri yaitu 80% yang diakibatkan oleh faktor &#13;
penghambat kebijakan induk organisasi selalu berubah seperti ketidakkonsistenan dalam penentuan &#13;
lokasi TPS oleh KPU sehingga menyebabkan kesulitan aksesbilitas bagi penyandang disabilitas, &#13;
penyandang disabilitas yang termasuk pemilih pemula memiliki kekurangan pengetahuan menjadi &#13;
faktor yang membingungkan penyandang disabilitas dalam menentukan partisipasi politik, serta &#13;
kurangnya dukungan dari lingkungan membuat penyandang disabilitas menjadi hambatan yang &#13;
signifikan bagi partisipasi politik pada Pilkada Konawe Selatan tahun 2020.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
