<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193541</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206101704</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000625</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MENGWITANI MELALUI BUMDES SARI WANGI SEDANA DI KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Elicia Dewi Yasa, Kadek</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Elicia Dewi Yasa, Kadek</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17669</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dyah Poespita</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 862 31</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 862 31 ELI p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pemberdayaan masyarakat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang ( GAP ) : Masalah yang ada pada BUMDes Sari Wangi&#13;
berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat yaitu tidak terdapatnya pengetahuan yang cukup&#13;
tentang pentingnya kontribusi masyarakat pada kegiatan pemberdayaan melalui BUMDes.&#13;
Tujuan : Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat desa melalui&#13;
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sari Wangi Sedana di Desa Mengwitani Kabupaten&#13;
Badung dan faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan masyarakat desa melalui Badan&#13;
Usaha Milik Desa (BUMDes) Sari Wangi Sedana Di Desa Mengwitani Kabupaten Badung.&#13;
Skripsi ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode:&#13;
penelitian yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis&#13;
data dengan metode pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Teori&#13;
yang digunakan adalah teori Mardikanto (2019). Hasil/Temuan: penelitian menunjukkan&#13;
bahwa Bina manusia, program dan pelatihan yang diberikan pemerintah dalam kegiatan&#13;
UMKM ini mampu menciptakan peningkatan penghasilan bagi masyarakat setempat. Bina&#13;
usaha, bumdes memiliki peranan yang cukup besar sehingga dengan menciptakan suatu produk&#13;
salah satunya kue masyarakat bisa memperoleh keuntungan. Bina lingkungan, sarana dan&#13;
prasarana yang disediakan oleh bumdes cukup memadai sehingga sarana dan prasarana tersebut&#13;
menjadi penentu keberhasilan bumdes dalam melaksanakan kegiatan pemberdayaan. Bina&#13;
lembaga, bumdes selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi para UMKM. Kesimpulan:&#13;
pendukung keberhasilan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan di Desa&#13;
Mengwitani adalah modal karena modal itu diberikan kepada setiap UMKM untuk dapat&#13;
memajukan usahanya. Faktor penghambat keberhasilan kegiatan pemberdayaan masyarakat&#13;
yang dilakukan di Desa Mengwitani Tengkulak dari luar itu masih menggunakan sistem&#13;
lapangan, masih banyak perampas dari luar sehingga menciptakan kondisi ketidakstabilan di&#13;
lapangan, danbanyaknya UMKM maka persaingan juga akan sangat ketat sehingga seringkali&#13;
ditemukan persaingan yang tidak sehat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
