<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193542</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206101807</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000626</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">INOVASI PELAYANAN PERIZINAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KOTA MADIUN PROVINSI JAWA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Azadira Kaniadiva Previana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Azadira Kaniadiva Previana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17737</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">351.159 835 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">351.159 835 1 AZA i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pelayanan Publik</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): SIAP KAKA adalah sistem pendampingan pelayanan perizinan keliling&#13;
kelurahan di Kota Madiun yang dicanangkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu&#13;
Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Madiun. Dalam menjalankan program SIAP KAKA terdapat beberapa&#13;
kendala diantaranya tidak semua masyarakat Kota Madiun mampu untuk mengakses layanan yang&#13;
diberikan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Madiun. Tujuan: Tujuan&#13;
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Inovasi Pelayanan Perizinan Usaha&#13;
Mikro Kecil Dan Menengah Melalui Program Siap Kaka Di Kota Madiun Provinsi Jawa Timur,&#13;
faktor-faktor pendukung dan penghambat dan upaya mengatasi faktor penghambat Inovasi Pelayanan&#13;
Perizinan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Melalui Program Siap Kaka Di Kota Madiun Provinsi&#13;
Jawa Timur. Metode: Teori yang dipakai sebagai pisau analisis dalam penulisan skripsi ini adalah&#13;
menggunakan teori inovasi dari Rogers yang diterjemahkan oleh Ismail Nurdin yang menjelaskan&#13;
bahwa dalam Inovasi dilihat pada 5 (lima) elemen yaitu relative advantage, compatibility, complexity,&#13;
triability, observability. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan&#13;
pendekatan induktif, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan&#13;
dokumentasi. Hasil/Temuan: menunjukkan bahwa dalam prosesnya masih harus dilakukan sosialisasi&#13;
dan penyuluhan lebih kepada masyarakat pelaku usaha terkait pentingnya kepemilikan Nomor Induk&#13;
berusaha (NIB) dan penggunaan sistem Online Single Submission (OSS). Adapun Faktor Pendukung&#13;
dari Inovasi Pelayanan Perizinan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Melalui Program Siap Kaka Di&#13;
Kota Madiun Provinsi Jawa Timur adalah adanya koordinasi baik dari internal Dinas Penanaman&#13;
Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu maupun eksternal dengan pihak kelurahan yang ada di Kota&#13;
Madiun. Upaya untuk mengatasi faktor penghambat adalah dengan melakukan monitoring dan&#13;
evaluasi terkait program SIAP KAKA, melakukan pelatihan dan pengawasan terhadap pelaku usaha&#13;
dan melakukan kerjasama dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah terkait. Kesimpulan:&#13;
Inovasi pelayanan perizinan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Melalui Program Siap Kaka Di Kota&#13;
Madiun Provinsi Jawa Timur sudah berjalan baik, program inovasi SIAP KAKA dinilai mampu&#13;
memberikan kemudahan pelayanan perizinan kepada masyarakat pelaku usaha yang lebih baik&#13;
dibandingkan dengan pelayanan perizinan sebelumnya terbukti dengan adanya peningkatan&#13;
kepemilikan NIB bagi pelaku usaha.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
