<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193558</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206103858</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000642</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI MUTIARA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DI DESA GUMANANO KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Rahmat Irfandi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rahmat Irfandi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">19 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19663</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Umar Nain</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">910.598 485 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">910.598 485 1 RAH p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pariwisata kepariwisataan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah kunjungan&#13;
wisatawan yang meningkat di Pantai Mutiara Kabupaten Buton Tengah&#13;
serta besarnya alokasi anggaran pariwisata Kabupaten Buton Tengah&#13;
belum dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan angka&#13;
kemiskinan di Kabupaten Buton Tengah. Tujuan: Tujuan penelitian ini&#13;
adalah untuk mengembangkan objek wisata Pantai Mutiara di Desa&#13;
Gumanano, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Provinsi&#13;
Sulawesi Tenggara, guna meningkatkan perekonomian lokal dan&#13;
kesejahteraan masyarakat setempat. Metode: Melalui pendekatan kualitatif&#13;
deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara&#13;
mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini mengidentifikasi potensi wisata&#13;
alam yang meliputi keindahan pantai, keragaman hayati laut, serta kearifan&#13;
lokal yang dapat dijadikan daya tarik utama.. Hasil/Temuan: Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Pantai Mutiara&#13;
memerlukan strategi yang komprehensif, meliputi pengelolaan sumber&#13;
daya alam yang berkelanjutan, peningkatan fasilitas wisata seperti akses&#13;
jalan, akomodasi, dan sarana pendukung lainnya, serta promosi yang efektif&#13;
untuk menarik wisatawan. Selain itu, pemberdayaan masyarakat lokal&#13;
melalui pelatihan keterampilan dan partisipasi aktif dalam pengelolaan&#13;
wisata juga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pengembangan ini.&#13;
Kesimpulan: Pantai Mutiara di Kabupaten Buton Tengah memili potensi&#13;
dalam pengembangan pariwisata namun terdapat hambatan yaitu&#13;
kurangnya promosi, belum optimalnya daya tarik, kurangnya took&#13;
cinderamata, fasilitas dasar yang terbatas, toilet dan sanitasi belum&#13;
memadai, jaringan telekomunikasi yang lemah, air bersih yang tidak stabil,&#13;
akses jalan yang kurang memadai, pelatihan manajemen pariwisata yang&#13;
kurang sertas partisipasi masyarakat yang rendah. Adapun C. Upaya yang&#13;
dilakukan pemerintah untuk mengatasi hambatan dalam pengembangan&#13;
objek wisata pantai Mutiara yaitu perbaikan dan perluasan jalan,&#13;
transportasi, serta sarana pendukung, strategi promosi intensif melalui&#13;
media sosial, iklan, festival, dan kerjasama dengan influencer lokal,&#13;
pengembangan Fasilitas Wisata : Peningkatan kualitas akomodasi,&#13;
restoran, dan fasilitas rekreasi, pendidikan dan Pelatihan: Pelatihan&#13;
manajemen destinasi, pelayanan wisata, serta kampanye kesadaran&#13;
lingkungan, pengelolaan Lingkungan: Prioritas pada pengelolaan&#13;
lingkungan berkelanjutan, kerja Sama dengan Pihak Terkait: Kolaborasi&#13;
dengan pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas lokal.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
