<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193567</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206105106</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000651</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">RTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN LORONG WISATA DI KECAMATAN UJUNG PANDANG KOTA MAKASSAR :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Annisa Githa Fakhirah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Annisa Githa Fakhirah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17552</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Murtir Jeddawi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">910.598 477 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">910.598 477 1 ANN r</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pariwisata kepariwisataan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Penelitian ini membahas mengenai Partisispasi&#13;
Masyarakat Terhadap Pembangunan dan Pengembangan Lorong Wisata di Kecamatan Ujung&#13;
Pandang Kota Makassar dimana daerah tersebut memiliki potensi sumber daya alam dan sumber&#13;
daya manusia yang masih dapat dikembangkan lebih lanjut agar memperkuat ekonomi masyarakat&#13;
setempat dengan membantu UMKM di lorong wisata dan tentunya diperlukan partisipasi masyarakat&#13;
dalam pengembangannya.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis mengenai&#13;
partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan Pengembangan lorong wisata di Kecamatan Ujung&#13;
Pandang Kota Makassar dan untuk mendeskripsikan mengenai upaya yang dilakukan pemerintah&#13;
untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pengembangan lorong wisata&#13;
di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode&#13;
kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneltian&#13;
ini dianalisis menggunakan Teori Tingkat Partisipasi dari Cohen, J, and Uphoff (1979) yaitu&#13;
Partisipasi dalam perencanaan, Partisipasi dalam pelaksanaan, Partisispasi dalam evaluasi dan&#13;
Partisipasi dalam pemanfaaatan hasil. Hasil/Temuan: Masyarakat sudah ikut berpartisipasi dalam&#13;
pengembangan lorong wisata baik dalam tahap perencanaan, pengelolaan evaluasi maupun&#13;
pemanfaatan hasil dapat dilihat dari kehadiran dan keaktifan mereka dalam kegiatan sosialisasi dan&#13;
musyawarah serta memberikan kritik dan saran atau masukan untuk kemajuan lorong wisata,&#13;
keikutsertaan dalam mempromosikan obyek wisata. Manfaat partisipasi masyarakat yang dirasakan&#13;
dari segi penghasilan menjadi meningkat bukan itu saja tetapi lorong wisata menjadi lebih terawat.&#13;
Dalam berpatisipasi masyarakat terdapat juga faktor pendukung yaitu adanya kerjasama dan&#13;
dukungan pemerintah serta adanya faktor penghambat yaitu keterbatasan dana seperti penyediaan&#13;
fasilitas sarana dan prasarana yang kurang memadai. Selain itu rendahnya keterampilan masyarakat&#13;
setempat membuat masih banyak dari mereka yang belum bisa memperbaiki perekonomian mereka.&#13;
Kesimpulan: Dengan masih adanya penghambat dalam partisispasi masyarakat dalam&#13;
pembangunan dan pengelolaan lorong wisata di kecamatan ujung pondang kota makassar ini membuat pemerintah turun tangan untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan pembinaan&#13;
kepada masyarakat, dalam melakukan pembinaan Pemerintah Daerah, Tokoh Pemuda saling&#13;
berkordinasi dengan membentuk Setiap lorong wisata ditunjuk Dewan Lorong terdiri dari 3 unsur :&#13;
unsur senioritas (tokoh-tokoh masyarakat atau yang dituakan), unsur perwakilan gender (perempuan dan laki-laki), unsur kaum milenial (karena mayoritas penduduknya milenial). Selain itu juga di&#13;
harapkan bahwa pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan seperti bantuan dana dan&#13;
bantuan pengadaan alat atau fasilitas umum yang berhubungan dengan konsep pembangunan dan&#13;
pengembangan lorong wisata.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
