<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193569</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206105125</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000653</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">ANALISIS KESIAPAN E-GOVERNMENT DALAM MENDUKUNG SMART GOVERNANCE DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR /</subfield>
      <subfield code="c">Muh. Hidayat Basri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muh. Hidayat Basri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 hlm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18898</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Agung Nurrahman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.340 959 846 32</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.340 959 846 32  MUH a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Perencanaan Administrasi Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini layak dan perlu dilakukan&#13;
karena pertama dari hasil kajian literatur belum terdapat penelitian yang secara&#13;
spesifik membahas lokus dan fokus ini. Kedua, terjadi penurunan indeks SPBE&#13;
yang cukup drastis di kabupaten Polewali Mandar pada tahun 2020-2021. Ketiga,&#13;
belum ada kebijakan Smart City di Polewali Mandar. Keempat, beberapa aplikasi&#13;
website pemerintah yang tidak bisa diakses. Tujuan: Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk menganilisis dan mendeskripsikan terkait kesiapan e-government di&#13;
pemerintah kabupaten Polewali Mandar dan bagaimana penerapan Smart&#13;
Governance di kabupaten Polewali Mandar. Metode: Metode yang digunakan&#13;
ialah Quasi Qualitative. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik&#13;
wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dua teori&#13;
sebagai alat analisis yaitu, pertama, teori kesiapan e-government (Indrajit, 2005),&#13;
dan yang kedua, teori Smart Governance (Giffinger, 2007). Hasil/Temuan:&#13;
Pemerintah kabupaten Polewali Mandar dinilai siap untuk menerapakan dan&#13;
mengembangkan e-government sesuai dengan enam dimensi yang secara&#13;
keseluhan telah berjalan dengan baik meskipun pada infrastruktur telekomunikasi&#13;
masih belum maksimal. Adapun, Smart Governance di Polewali Mandar belum&#13;
sepenuhnya optimal, karena kurangnya partisipasi masyarakat, infrastruktur&#13;
command center dinas Kominfo-SP yang belum tersedia, dan kebijakan atau&#13;
masterplan Smart City sebagai fondasi dalam menciptakan Smart Governance&#13;
yang belum tersedia. Kesimpulan: Meskipun belum ada kebijakan atau&#13;
masterplan Smart City, namun pemerintah kabupaten Polewali Mandar telah&#13;
menunjukkan berbagai upaya dan terus berusaha dalam menciptakan Smart&#13;
Governance. Hal ini ditandai dengan adanya berbagai aplikasi atau layanan sistem&#13;
informasi pemerintahan atau e-government, layanan publik yang disediakan baik&#13;
secara langsung, jemput bola, maupun layanan online, melibatkan stakeholder lain&#13;
dalam setiap pengambilan keputusan untuk pembangunan Polewali Mandar, dan&#13;
mempunyai regulasi dalam mengembangankan e-government atau sistem&#13;
pemerintahan berbasis elektronik.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
