<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193573</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206105713</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000657</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN MELALUI PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI KEMISKINAN EKSTREM DI KABUPATEN NABIRE, PROVINSI PAPUA TENGAH :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Christine Mekarwati Motte</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Christine Mekarwati Motte</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19719</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hendrawati Hamid</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 881 12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 881 12 CHR p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pemberdayaan masyarakat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada ermasalahan antara lain pendataan&#13;
keluarga penerima manfaat bantuan langsung tunai kemiskinan ekstrem yang belum efektif, terhambatnya&#13;
pencairan bantuan langsung tunai kemiskinan ekstrem, dan kurangnya pengetahuan masyarakat kampung&#13;
tentang bantuan langsung tunai kemiskinan ekstrem. Salah satu penyebabnya dikarenakan masih&#13;
kurangnya peran aktif masyarakat dalam program yang diberikan dan merupakan dampak dari kebijakan&#13;
dan struktur sosial masyarakat sehingga membentuk ketergantungan serta sikap dan pola pikir keliru.&#13;
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk emberikan gambaran tentang pemberdayaan masyarakat&#13;
miskin melalui Program Bantuan Langsung Tunai Kemiskinan Ekstrem (BLT) di Kabupaten Nabire,&#13;
penghambat serta upaya yang dilakukan di Kabupaten Nabire. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisis terhadap pemberdayaan masyarakat menurut Teori Aswas. Teknik&#13;
pengumpulan data yaitu wawancara (9 informan), dan observasi. Teknik pengumpulan data dilakukan&#13;
dengan angket (50 responden), wawancara mendalam (7 informan), dan dokumentasi. Hasil/Temuan:&#13;
Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu pemberdayaan masyarakat miskin melalui&#13;
Program Bantuan Langsung Tunai Kemiskinan Ekstrem (BLT) dilihat pada 4 (empat) dimensi yakni&#13;
Berdasarkan kebutuhan, masalah, dan potensi, sasaran utama adalah masyarakat, aspek sosial dan&#13;
ekonomi dan keputusan secara partisipatif, diperoleh bahwa pemberdayaan masyarakat miskinan&#13;
melalui BLT Kemiskinan Ekstrem sudah berjalan cukup baik namun belum optimal. Kesimpulan: Hal&#13;
tersebut dapat dilihat pemberdayaan masyarakat dilakukan belum secara aktif, menyeluruh dan&#13;
berkelanjutan. Penekanan pada konsep ini ialah dalam pemberdayaan masyarakat miskin bukan hanya&#13;
bukan hanya sekedar menerima bantuan dengan tanpa menggembangkan diri tetapi dapat menumbuhkan&#13;
kesadaran diri untuk keluar dari kemiskinan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
