<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193577</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206110336</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000661</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">MANAJEMEN PASCA BENCANA BANJIR DI DISTRIK PANIAI TIMUR KABUPATEN PANIAI PROVINSI PAPUA TENGAH :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Petrus Madai</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Petrus Madai</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9 :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18183</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mujahidin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 598 8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 598 8 PET m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Pascabencana Banjir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Indonesia, yang terletak di antara dua jalur tektonik&#13;
utama di dunia, yaitu Cincin Api Pasifik dan Sabuk Mediterranea, sering mengalami bencana&#13;
alam. Selain itu, negara ini juga memiliki curah hujan yang tinggi, berkisar antara 1.000 hingga&#13;
4.000 mm setiap tahunnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji "Manajemen&#13;
Pasca Bencana Banjir di Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah."&#13;
Penelitian ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu untuk memahami manajemen pasca bencana&#13;
banjir di Distrik Paniai Timur, mengidentifikasi hambatan dan faktor pendukung dalam&#13;
manajemen tersebut, serta mengusulkan solusi yang tepat. Metode: Metode pengumpulan data&#13;
yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam konteks penelitian&#13;
kualitatif ini, peneliti menjadi instrumen utama yang bertanggung jawab dalam pembuatan&#13;
fokus, pemilihan informan, pengumpulan data, analisis, interpretasi, dan kesimpulan. Pedoman&#13;
wawancara menjadi panduan bagi peneliti dalam melakukan observasi langsung terhadap&#13;
narasumber.Hasil: Manajemen pasca bencana banjir mencakup serangkaian langkah, mulai&#13;
dari pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, hingga respons cepat. Pencegahan termasuk dalam&#13;
hal analisis risiko, perencanaan tata ruang, dan kampanye edukasi, sementara mitigasi&#13;
melibatkan pembangunan infrastruktur anti-banjir dan pelatihan evakuasi. Kesimpulan: Saat&#13;
terjadi bencana, fokus utama adalah respons cepat menggunakan Teori Tanggap Darurat,&#13;
dengan penekanan pada evakuasi dan distribusi bantuan. Setelah bencana berlalu, perhatian&#13;
beralih pada rehabilitasi, pembangunan infrastruktur, dan pemulihan ekonomi masyarakat&#13;
yang terdampak.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
