<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193579</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206111049</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000663</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PERAN KELOMPOK SADAR WISATA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT PROVINSI LAMPUNG :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Ortega Maulana Igamu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ortega Maulana Igamu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19528</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Jojo Juhaeni</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">910.598 181 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">910.598 181 1 ORT p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pariwisata kepariwisataan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Kabupaten Lampung Barat merupakan kabupaten yang kaya akan keindahan&#13;
alam dan potensi kepariwisataan. Pariwisata merupakan sektor penggerak yang merupakan jawaban&#13;
atas ketidakmampuan masyarakat untuk memberdayakan dirinya dan sekitarnya dimana kebutuhan&#13;
hidup serta masalah semakin kompleks.Dalam pembangunan berkelanjutan juga di tekankan untuk&#13;
tetap mempertahankan kelestarian alam, budaya serta adat-istiadat dalam membangun desa&#13;
wisata.Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat untuk&#13;
memberdayaakan dirinya serta lingkunganya adalah dengan mendirikan desa wisata. Tujuan: Skripsi&#13;
ini mengkaji dan meneliti mengenai pemberdayaan masyarakat desa wisata dalam pembangunan&#13;
berkelanjutan di berbagai Kecamatan di Kabupaten Lampung Barat. Bagaimana peran pokdarwis&#13;
dalam memberdayakan masyarakat, kendala kendala yang di hadapi,serta peran Pemerintah&#13;
Kabupaten Lampung Barat khusunya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam mendukung kegiatan&#13;
pemberdayaan melalui kepariwisataan oleh kelompok masyarakat. Metode: Dalam penyusunan&#13;
skripsi ini metode kualitatif deskriptif merupakan metode yang paling cocok yaitu data yang di&#13;
peroleh di kaji kemudian dikembangkan dengan fenomena yang terjadi di lapangan.Teknik&#13;
pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi secara langsung di berbagai Kecamatan&#13;
di Kabupaten Lampung Barat, studi pustaka serta dokumen dan informasi-informasi yang mendukung&#13;
kegiatan penelitian. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian ini adalah melihat proses pemberdayaan&#13;
masyarakat oleh Kelompok Sadar Wisata yang kemudian meneliti masalah atau kendala yang di&#13;
hadapi apakah menghambat proses pemberdayaan atau tidak serta melihat peran Pemerintah&#13;
Kabupaten Lampung Barat dalam rangka mendukung pemberdayaan melalui desa wisata yang&#13;
mengedepankan pembangunan berkelanjutan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah&#13;
peran pokdarwis dalam membantu masyarakat menjadi mandiri sudah berjalan cukup baik masyarakat&#13;
mampu memberikan inovasi-inovasi mengenai desa wisata namun ada beberapa terhalang akan&#13;
kendala seperti bantuan keuangan, upaya promosi yang masih kurang serta prioritas usaha dari&#13;
masyarakat sendiri yang harus terus di dukung agar menciptakan kemandirian,solusi yang di terapkan&#13;
adalah mengedepankan digital masrketing sebagai sarana promosi, membantu mempermudah&#13;
masyarakat dalam mencari mitra usaha serta membantu memasarkan produk usaha kecil masyarakat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
