<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193600</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206122902</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000684</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGEMBANGAN WISATA BAHARI PULAU KARAMPUANG OLEH DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Muh Adrian H.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muh Adrian H.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19945</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Didi Supriadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">910.598 461 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">910.598 461 2 MUH p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pariwisata kepariwisataan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pulau Karampuang menjadi salah satu destinasi wisata yang&#13;
ada di Kabupaten Mamuju yang memiliki keindahan pantai, pulau dan surga bawah laut berupa&#13;
keaneragaman hayati seperti terumbu karang dan biota laut yang eksotik. Tujuan: Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan wisata bahari pulau karampuang Oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju. Mengidentifikasi faktor penghambat serta upaya&#13;
yang dilakukan dalam meningkatkan pengembangan wisata tersebut. Metode: Penelitian ini&#13;
menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam&#13;
mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan:&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Karampuang memiliki beragam daya tarik wisata seperti&#13;
pantai pasir putih, formasi batu karang yang memukau, dan kehidupan bawah laut yang menakjubkan.&#13;
Budaya lokal seperti Sumur Jodoh juga menambah pesona pulau. Fasilitas seperti gazebo, toilet&#13;
umum, tempat sampah, dan homestay tersedia. Akses menuju pulau diatur dengan kapal untuk&#13;
mempertahankan nuansa tradisional. Promosi melalui media sosial dan kerjasama dengan pihak lain&#13;
meningkatkan eksposur. Keamanan ditekankan melalui pos penjagaan oleh petugas lokal. Kendala&#13;
seperti pemeliharaan fasilitas dan minimnya partisipasi masyarakat dapat diatasi dengan perbaikan&#13;
infrastruktur, peningkatan kesadaran akan pelestarian alam, dan kolaborasi antara pemerintah, swasta,&#13;
dan masyarakat. Kesimpulan: Pulau Karampuang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata&#13;
dengan keindahan pantai, batu karang, dan kehidupan bawah laut yang menarik. Selain itu, pulau ini&#13;
menawarkan pengalaman budaya lokal, fasilitas yang memadai, dan akses transportasi yang baik.&#13;
Meskipun demikian, terdapat kendala seperti pemeliharaan fasilitas yang kurang, partisipasi&#13;
masyarakat yang rendah, dan infrastruktur yang kurang optimal. Kerjasama antara pemerintah, swasta,&#13;
dan masyarakat lokal sangat penting untuk perbaikan infrastruktur, promosi pariwisata, dan&#13;
pelestarian lingkungan. Dengan kolaborasi yang baik, Pulau Karampuang dapat menjadi destinasi&#13;
wisata berkualitas dan berkelanjutan, memberikan manfaat positif bagi daerah dan masyarakat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
