<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193601</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206123136</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000685</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA MAGGOT OLEH BADAN  USAHA MILIK NAGARI MADANI DI NAGARI SUNGAI AUA KECAMATAN SUNGAI  AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT PROVINSI SUMATERA BARAT :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Aditya Wirman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Aditya Wirman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19844</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Abdurohim</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 813 62</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 813 62 ADI p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemberdayaan Masyarakat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP):) Penulis berfokus pada permasalahan masyarakat yang tidak &#13;
mampu memenuhi kebutuhan pakan ternak dikarenakan harga pakan ternak yang mahal dan sampah &#13;
yang banyak ditemukan di Nagari Sungai Aua namun belum bisa dimanfaatkan oleh karena itu &#13;
dilakukan pemberdayaan budidaya maggot oleh Badan Usaha Milik Nagari Madani di  Nagari Sungai &#13;
Aua. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui budidaya maggot yang dilakukan oleh BUMNag Madani di Nagari &#13;
Sungai Aua, mengetahui faktor pendukung dan penghambat kegiatan pemberdayaan dan upaya yang &#13;
dilakukan oleh Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Madani untuk mengatasi faktor penghambat &#13;
yang terjadi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan &#13;
induktif dan menggunakan teori pemberdayaan menurut (Suharto, 2014). Teknik pengumpulan data &#13;
dilakukan dengan observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh &#13;
penulis dalam penelitian ini yaitu pemberayaan melalui budidaya maggot oleh BUMNag Madani telah &#13;
berjalan dengan baik, namun belum optimal dikarenakan masih terdapat kendala dalam pendanaan, &#13;
kualitas sumber daya manusia dan pemasaran sehingga membuat budidaya maggot belum banyak &#13;
diminati. Kesimpulan: Kegiatan pemberdayaan budidaya maggot yang dilakukan oleh BUMNag &#13;
Madani telah berjalan dengan baik melalui kegiatan sosialisasi dan partisipasi aktif dari semua pihak &#13;
termasuk Pemerinah Daerah Pasaman Barat dan Pemerintah Nagari Sungai Aua, namun belum &#13;
memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Adapun &#13;
upaya yang dilakukan oleh BUMNag Madani untuk mengatasi kendala ini dengan mengadakan &#13;
kegiatan sosialisasi dan pelatihan serta memperbaiki sarana yang dibutuhkan oleh unit usaha Kasik &#13;
Putih Farm BSF. Guna meningkatkan kegiatan pemberdayaan maggot, disarankan untuk &#13;
meningkatkan kegiatan sosialisasi dan pelatihan, meningkatkan pemberian modal serta berkolaborasi &#13;
dengan pihak swasta.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
