<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193607</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206124648</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000691</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA PALU SULAWESI TENGAH :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Christofel Parlin Pakpahan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Christofel Parlin Pakpahan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19686</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Akhmad Marzuki</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.859 844 31</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.859 844 31 CHR p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">persediaan bahan makanan masalah stunting</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Provinsi Sulawesi Tengah adalah salah satu provinsi yang&#13;
memiliki jumlah kasus stunting tertinggi. Berdasarkan observasi awal, Kecamatan&#13;
Palu Selatan adalah wilayah yang capaiannya paling rendah diantara seluruh&#13;
kecamatan di Kota Palu. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam&#13;
mengatasi permasalahan stunting di Kota Palu yaitu dengan adanya program 1000&#13;
Hari Pertama Kehidupan. Dalam menjalankan program 1000 Hari Pertama&#13;
Kehidupan (HPK) di Kota Palu, diperlukann partisipasi masyarakat sehingga&#13;
outcome yang ingin dihasilkan yaitu prevalensi angka stunting ini menurun setiap&#13;
tahunnya. Kurangnya keterlibatan masyarakat dalam menghadiri posyandu,&#13;
terutama oleh orang tua balita, mengakibatkan mereka melewatkan beberapa tes&#13;
kesehatan yang dapat mendeteksi stunting pada anak. Tujuan: Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis 4 (tempat) fokus utama yang&#13;
menjadi faktor-faktor penelitian ini untuk dilangsungkan yaitu faktor pendukung,&#13;
penghambat, cara mengatasi faktor penghambat, serta upaya pemerintah dalam&#13;
partisipasi masyarakat untuk mencegah stunting melalui optimalisasi program 1000&#13;
Hari Pertama Kehidupan. Metode: penelitian ini adalah penelitian kualitatif&#13;
dengan metode wawancara dan observasi langsung. Hasil/Temuan: Partisipasi&#13;
masyarakat dalam pencegahan stunting melalui program 1000 Hari Pertama&#13;
Kehidupan khusunya di Kecamatan Palu Selatan kota palu terdapat penurunan.&#13;
Keberhasilan program pemerintah didukung oleh partisipasi masyarakat, faktor&#13;
pendukung adanya aksi pemerintah yang bekerja sama dengan berbagai pihak&#13;
dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat, faktor penghambat setelah pasca&#13;
bencana yang dihadapi masyarakat Kota Palu Khususnya bagi masyarakat&#13;
Kecamatan Palu Selatan yang mengurangi aktivias diluar rumah serta adanya iuran&#13;
yang dibebankan kepada masyarakat karna program 1000 HPK masih belum&#13;
mempunyai anggaran khusus. Kesimpulan: Partisipasi masyarakat di Kecamatan&#13;
Palu Selatan, Provinsi Sulawesi Tengahmasih rendah dalam program 1000 HPK.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
