<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193609</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206125142</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000693</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGEMBANGAN PRODUK PANGAN BERBAHAN DASAR SAGU DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KOTA AMBON :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Feiren Derina Lestuny</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Feiren Derina Lestuny</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17829</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sayuti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">633.685 985 222</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">633.685 985 222 FEI p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">sagu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP) : Dalam mendukung ketahanan pangan pemerintah menggalakan&#13;
program peningkatan ketahanan pangan lokal berbasis kewilayahan. Kota Ambon merupakan&#13;
daerah yang memiliki potensi kekayaan pangan lokal yang beragam, salah satu potensi yang&#13;
cukup besar ialah sagu. Namun, pangan sagu kini kurang diminati oleh masyarakat Kota&#13;
Ambon, karena preferensi masyarakat sekarang memilih produk pangan yang dapat&#13;
memberikan perasaan gengsi atau eksklusivitas saat mengonsumsinya. Sehingga diperlukan&#13;
pengembangan produk pangan berbahan dasar sagu yang sesuai dengan preferensi masyarakat&#13;
sekarang.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membahas bagaimana&#13;
pengembangan produk pangan berbahan dasar sagu dalam mendukung ketahanan pangan,&#13;
mengetahui faktor penghambat pengembangan produk pangan sagu serta mengetahui upaya&#13;
yang dilakukan dalam rangka meningkatkan pengembangan produk pangan berbahan dasar&#13;
sagu. Metode Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif,&#13;
dan strategi dalam menentukan informan dengan menggunakan teknik purposive dan&#13;
accidental sampling. Adapun pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap para informan, serta dilengkapi dengan dokumentasi. Hasil/Temuan : Hasil Penelitian&#13;
menunjukan bahwa adanya pengembangan produk pangan berbahan dasar sagu di Kota Ambon&#13;
yang menyesuaikan pada perkembangan zaman. Kesimpulan : Faktor penghambat&#13;
penggunaan teknologi yang masih tradisional, minat masyarakat terhadap pangan sagu yang&#13;
rendah, bersaing dengan produk lain di pasar, berkurangnya lahan sagu, dan bencana alam.&#13;
Upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan pengembangan produk pangan sagu adalah&#13;
Menggunakan teknologi modern dalam mengolah produk pangan sagu, meningkatkan minat&#13;
masyarakat, menyediakan lahan cadangan pangan sagu, dan mengantisipasi cadangan pangan&#13;
sagu pada saat terjadi bencana</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
