<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193610</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260206125541</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000694</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN PENGRAJIN KAIN TENUN CORAK INSANG  MELALUI  EKONOMI KREATIF DI KAMPUNG WISATA KHATULISTIWA KELURAHAN  BATU LAYANG KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK  PROVINSI KALIMANTAN BARAT :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Fikri Adiwidya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Fikri Adiwidya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19362</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Juliati Prihatini</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 832 32</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 832 32  FIK p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemberdayaan Masyarakat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Kain Tenun Corak Insang merupakan salah satu kain &#13;
khas yang dimiliki oleh Kota Pontianak Dimana salah satunya terpusat di &#13;
Kampung Wisata Khatulistiwa. Kain tenun corak insang memiliki nilai budaya &#13;
yang tinggi yang harus terus dilestarikan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan Pengrajin Kain Tenun Corak &#13;
Insang, faktor pendukung dan penghambat, upaya mengatasi faktor penghambat &#13;
melalui ekonomi kreatif di Kampung Wisata Khatulistiwa. Metode: Penelitian ini &#13;
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif &#13;
mengunakan teori pemberdayaan menurut Mardikanto. Teknik pengumpulan &#13;
data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. &#13;
Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan &#13;
penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
pemberdayaan yang dilakukan sudah ada tetapi belum optimal dilihat dari segi &#13;
bina manusia, bina usaha, bina lingkungan dan bina kelembagaan hanya saja &#13;
masih memiliki kekurangan pada proses pemberdayaan masyarakat tersebut. &#13;
Kesimpulan: Pemberdayaan pengrajin kain tenun corak insang di kampung &#13;
wisata Khatulistiwa harus memperhatikan segala dimensi yang ada sehingga &#13;
berjalan dengan optimal agar meningkatnya pendapatan pengrajin kain tenun &#13;
corak insang. Faktor pendukung yang ada turut mendorong keberhasilan &#13;
pemberdayaan masyarakat sedangkan faktor penghambat yang ada juga telah &#13;
dilakukan upaya-upaya penyelesaian untuk memaksimalkan proses &#13;
pemberdayaan pengrajin Kain Tenun Corak Insang.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
