<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193657</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260209083633</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000741</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA DI KABUPATEN KEDIRI :</subfield>
      <subfield code="b">(Studi Kasus Pada Pemerintah Desa Kras) /</subfield>
      <subfield code="c">Ramadhani Abi Maghfurianam</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ramadhani Abi Maghfurianam</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12618</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Irfan Setiawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.759 828 25</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.759 828 25 RAM i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Negara Bentuk Bantuan Umum</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Wujud dari keuangan desa yang tertib dan disiplin serta&#13;
akuntabel maka pengelolaanya harus taat hukum, tepat waktu, sejalan dengan prosedur yang ada.&#13;
Tujuan utamanya tentu untuk menghindari penyimpangan, penyelewengan, kecurangan dan&#13;
meningkatkan profesionalitas kinerja. Peneliti tertarik untuk menganalisis pengelolaan keuangan&#13;
desa dalam implementasi ini untuk terwujudnya pengelolaan keuangan desa dalam penyelenggaraan&#13;
pemerintahan desa sesuai ketentuan yang berlaku untuk meningkatkan kepercayaan publik. Tujuan:&#13;
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan desa, menganalisis,&#13;
menjelaskan faktor pendorong dan penghambat. Metode: Menggunakan metode penelitian&#13;
deskriptif dengan memakai pendekatan kualitatif, pengumpulan data menggunakan teknik observasi,&#13;
wawancara, dan dokumentasi untuk kemudian anaisis data. Hasil/Temuan: Menggunakan model&#13;
implementasi kebijakan Edward III yang berpengaruh kepada sukses atau gagalnya implementasi&#13;
dilihat dari 4 dimensi yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Faktor yang&#13;
menjadi kunci suksesnya implementasi kebijakan ini yaitu keberadaan fasilitas penunjang yang&#13;
memadai, adanya kerjasama intens antar Perangkat Desa, antusiasme antar perangkat desa, dan&#13;
adanya website desa untuk mengelola program pengelolaan keuangan desa. Sementara itu faktor&#13;
yang berpotensi menjadikan gagalnya implementasi kebijakan ini adalah hambatan sumberdaya&#13;
manusia belum memadai, kualitas infrastruktur berkaitan dengan teknologi dan informasi, Standard&#13;
Operating Procedures (SOP) yang belum ada, dan kurangnya BIMTEK yang mengakibatkan&#13;
penguasaan operasional dari aparatur desa lambat berkembang. Kesimpulan: Pengelolaan keuangan&#13;
desa di Kabupaten Kediri sudah berjalan dengan baik terstruktur dan sudah memiliki pedoman&#13;
teknis yang langsung berpedoman pada peraturan Bupati Kediri, yang dibantu oleh Dinas&#13;
Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa dalam pengelolaan keuangan desa di Kabupaten&#13;
Kediri. Pemerintah seharusnya melakukan kembali mapping aparatur. Dimana sumberdaya manusia&#13;
untuk mengelola program ini harus sesuai dengan spesifikasi khusus yakni akutansi dan IT, dan&#13;
Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa&#13;
melakukan Bimbingan Teknis dan Pelatihan dalam rangka peningkatan kapasitas aparatur desa.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
