<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193692</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260209092845</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000776</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KOORDINASI PEMERINTAHAN DALAM PENGELOLAAN PASAR EKSTREM DI KOTA TOMOHON PROVINSI SULAWESI UTARA /</subfield>
      <subfield code="c">Sanshita Fizlina Fasol</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sanshita Fizlina Fasol</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18149</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Fernandes Simangunsong</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.859 842 42</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.859 842 42 SAN k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Koordinasi Pemerintahan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan pasar yang belum optimal di Pasar&#13;
Ekstrem Tomohon terjadi karena beberapa faktor seperti fasilitas kurang memadai,&#13;
kedisiplinan pedagang dalam retribusi pasar, kurang pengawasan petugas pengelola pasar, dan&#13;
aturan perundang-undangan yang belum terbarukan. Penanganan kondisi tersebut sangat&#13;
memerlukan melibatkan instansi pemerintah terkait serta masyarakat khususnya pedagang di&#13;
pasar Kota Tomohon. Tujuan: Untuk mengetahui dan menganalisis koordinasi pemerintahan&#13;
dalam pengelolaan Pasar Ekstrem di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara sehingga mampu&#13;
memberikan solusi yang tepat bagi permasalah yang ada di Pasar Ekstrem. Metode:&#13;
Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel penelitian&#13;
sebanyak 13 informan yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dimana informan&#13;
dipilih berdasarkan pengetahuannya terhadap informasi yang ingin diperoleh. Pengumpulan&#13;
data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang&#13;
dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil: Mayoritas informan&#13;
mengatakan bahwa koordinasi pemerintahan yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan&#13;
Perindustrian Kota Tomohon dengan Lembaga-Lembaga terkait daIam pengelolaan Pasar&#13;
Ekstrem yang terjadi di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara sudah cukup baik berdasarkan&#13;
aspek koordinasi yang ditinjau yaitu Komunikasi, Kesadaran pentingnya koordinasi;&#13;
Kompetensi Partisipan, Kalender Pemerintahan; Kesepakatan dan Komitmen, Penetapan&#13;
kesepakatan oleh pihak yang berkoordinasi, Insentif Koordinasi;dan Feedback. Kesimpulan:&#13;
Koordinasi pemerintahan dalam pengelolaan Pasar Ekstrem di Kota Tomohon Provinsi&#13;
Sulawesi Utara sudah berjalan dengan baik.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
