<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193715</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260209095648</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000799</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">OPTIMALISASI PELAYANAN PERIZINAN UMKM MELALUI ONLINE SINGLE SUBMISSION RISK BASED APPROACH (OSS-RBA) DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN KONAWE SELATAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA /</subfield>
      <subfield code="c">BELY CHAIZAR ARIANO IWANA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">BELY CHAIZAR ARIANO IWANA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18956</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ermaya Suradinata</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.385 984 832</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.385 984 832 BEL o</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Perizinan Berusaha Berbasis Risiko</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kajian mengenai pelayanan&#13;
publik yang dilakukan oleh dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu&#13;
pintu (DPMPTSP) Kabupaten Konawe Selat an dalam pelaksanaan pelayanan&#13;
OSS-RBA di kabupaten konawe selatan masih terdapat beberapa kendala seperti&#13;
kurangnya kesadaran masyarakat terkait pentingnya mengurus perizinan usaha bagi&#13;
UMKM khusunya, akses jaringan yang belum merata menyebabkan masyarakat&#13;
kecil sulit mengakses OSS-RBA, kurangnya pemahaman masyarakat terkait&#13;
penggunaan sistem OSS-RBA, kurangnya aparatur yang memiliki pemahaman&#13;
terkait teknologi serta sarana dan prasarana yang masih kurang memadai menarik&#13;
perhatian peneliti untuk mengkaji secara komprehensif permasalahan tersebut.&#13;
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran aktual terhadap&#13;
kendala serta Upaya yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe&#13;
Selatan dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu&#13;
(DPMPTSP) untuk mengatasi hal tersebut. Metode: Melalui metode kualitatif dan&#13;
analisis deskriptif dengan pisau analsisis konsep optimalisasi menurut&#13;
Sinringoringo dalam Yuniar tahun 2017 dengan dimensi tujuan optimalisasi,&#13;
alternatif keputusan, dan sumber daya yang dibatasi penulis gunakan untuk&#13;
menganalisis permasalahan pelayanan OSS-RBA di kabupaten konawe Selatan.&#13;
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pelayanan perizinan UMKM&#13;
melalui OSS-RBA di DPMPTSP Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi&#13;
Tenggara sudah cukup baik namun belum optimal seperti hingga saat ini belum&#13;
semua pelaku UMKM di Kabupaten Konawe Selatan mengurus izin usaha,&#13;
kurangnya pegawai yang memiliki latar belakang yang memahami teknologi dan&#13;
perlunya pelatihan dan bimbinan dalam melaksanakan pelayanan memalui OSSRBA, down server Aplikasi website OSS-RBA. Adapun penghambat dari&#13;
pelayanan perizinan UMKM melalui OSS-RBA di DPMPTSP Kabupaten Konawe&#13;
Selatan yaitu kesadaran masyarakat akan pentingnya legalitas izin usaha, kurangnya&#13;
pemahaman masyarakat terkait pengunaan aplikasi website OSS-RBA, sumber&#13;
daya ASN yang kurang disiplin kerja, perlu meningkatkan inovasi pegawai.&#13;
Kesimpulan: Pelayanan perizinan UMKM melalui OSS-RBA di DPMPTSP&#13;
Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara sudah cukup baik namun&#13;
belum optimal seperti belum semua pelaku UMKM di Kabupaten Konawe Selatan&#13;
mengurus izin usaha bahkan 2 dari 5 yang peneliti temukan tidak memiliki izin&#13;
usaha, DPMPTSP Kabupaten Konawe Selatan masih kurang masif melakukan&#13;
sosialisasi tentang pentingnya izin usaha, kendala down server sehingga sulit&#13;
diakses. Upaya yang dilakukan yaitu melakukan sosialisasi dan pelayanan jemput</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
