<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193720</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260209100604</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000804</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">ANALISIS PROSPEK PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK KAMPUNG DI KABUPATEN PUNCAK JAYA PROVINSI PAPUA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Enumbi, Riance</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Enumbi, Riance</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18538</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">.Ermaya Suradinata</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.33</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.33 ENU a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Badan Usaha Milik Kampung</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Latar Belakang (GAP): Papua Tengah, meskipun memiliki banyak kekayaan alam yang bernilai&#13;
ekonomis dan strategis, merupakan provinsi termiskin di Indonesia. Salah satu faktor utama tingginya&#13;
2&#13;
angka kemiskinan di Papua Tengah adalah pertumbuhan ekonominya yang fluktuatif setiap tahun.&#13;
Peran pemerintah daerah sangat vital dalam pembentukan dan pengembangan Badan Usaha Milik&#13;
Kampung (BUMKam). Pemerintah daerah bertanggung jawab menciptakan lingkungan yang&#13;
kondusif bagi pertumbuhan BUMKam dan memberikan dukungan yang diperlukan masyarakat&#13;
kampung untuk mengelola BUMKam secara efektif. Namun, peran pemerintah daerah dalam&#13;
pembentukan BUMKam masih menghadapi berbagai tantangan dan hambatan. Tujuan: Penelitian&#13;
ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penghambat pembentukan BUMKam, menganalisis upaya&#13;
yang telah dilakukan, serta mengeksplorasi prospek pemerintah daerah dalam pembentukan&#13;
BUMKam. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis ASOCA. Data&#13;
dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi dari berbagai sumber primer dan sekunder.&#13;
Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan dalam pembentukan BUMKam&#13;
berasal dari faktor internal dan eksternal, termasuk keterbatasan sumber daya manusia terlatih,&#13;
regulasi yang tidak memadai, ketidakstabilan politik atau konflik sosial, kurangnya akses dan&#13;
infrastruktur, serta kurangnya kesadaran dan minat kewirausahaan. Meskipun telah dilakukan upaya&#13;
sosialisasi, pembinaan, dan pemberdayaan, upaya tersebut belum berjalan efektif. Kesimpulan:&#13;
Diperlukan prospek yang lebih baik untuk mengatasi hambatan ini, termasuk peningkatan kapasitas&#13;
sumber daya manusia, perbaikan regulasi, stabilitas politik, peningkatan infrastruktur, dan&#13;
peningkatan kesadaran kewirausahaan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
