<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193757</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260209015906</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000841</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENINGKATAN PERAN GOVERNMENT CHIEF INFORMATION OFFICER (GCIO) PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA BATAM /</subfield>
      <subfield code="c">Silaban, Frezy Albertus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Silaban, Frezy Albertus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">illus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19517</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mohammad Rezza Fahlevvi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.040 959 814 36</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.040 959 814 36  SI p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Organisasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dalam penerapan GCIO pemerintah di Kota Batam, terdapat beberapa masalah yang umum ditemui, seperti pengambilan keputusan tidak didukung oleh data informasi, informasi belum terintegrasi, informasi dan konteks belum diprioritaskan, dan belum adanya koordinator bidang informasi di instansi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan peran Government Chief Information Officer (GCIO) di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, terutama pada faktor pendukung dan tantangannya. Tujuan: Alasan peneliti melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Government Chief Information Officer (GCIO) di Kota Batam sudah berjalan dengan baik atau malah sebaliknya, serta mendeskripsikan peluang dan kelemahan dari peran Government Chief Information Officer (GCIO). Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif sebagai metode penelitian utama dengan teori peran Government Chief Information Officer (GCIO) sebagai Grand Theory (Supangkat, 2008). Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi dari informan yang berkompeten (purposive sampling). Setelah itu, data-data tersebut dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil/Temuan: Bahwa yang berperan sebagai Government Chief Information Officer (GCIO) telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik sesuai dengan Peraturan Walikota Batam No. 40/2021. Kesimpulan: Peran Government Chief Information Officer (GCIO) pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam telah terlaksana dengan baik, adapun peluang dan tantangan yang harus diperhatikan lebih lanjut, terutama pada peraturan perundang-undangan dan fasilitas.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
