<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193791</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210084550</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000875</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENANGANAN ANAK TERLANTAR DI KABUPATEN SUKOHARJO PROVINSI JAWA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Monica Victory</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Monica Victory</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">19 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18784</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ika Sartika</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.759 826 94</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.759 826 94 MON c</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tata Kelola Kolaboratif</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Peningkatan jumlah anak terlantar sebagai Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan&#13;
Sosial di Kabupaten Sukoharjo menjadi hambatan dalam menciptakan kondisi masyarakat yang&#13;
sejahtera. Pemerintah kemudian berkomitmen untuk melaksanakan penanganan anak terlantar secara&#13;
kolaboratif. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi dan analisis terkait&#13;
collaborative governance dalam penanganan anak terlantar di Kabupaten Sukoharjo sebagai bentuk&#13;
upaya dalam memberikan pelayanan kesejahteraan sosial bagi anak terlantar di Kabupaten Sukoharjo&#13;
Provinsi Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif Kualitatif dengan&#13;
pendekatan deduktif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.&#13;
Analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Teori yang digunakan&#13;
adalah Teori Collaborative Governance oleh Ansel dan Gash (2008), dimana ada empat dimensi yang&#13;
dilihat yaitu Kondisi Awal, Desain Institusional, Kepemimpinan Fasilitatif dan Proses Kolaborasi.&#13;
Hasil/Temuan: Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa pelaksanaan penanganan Pemerlu Pelayanan&#13;
Kesejahteraan Sosial (PPKS) bagi anak terlantar masih belum berjalan secara efektif dikarenakan&#13;
masih terdapat beberapa aspek penunjang penanganan yang belum optimal. Selain itu masih ada&#13;
beberapa hambatan dalam penanganan anak terlantar yang terletak pada prioritas kegiatan yang&#13;
mendukung program RAD-KLA disetiap perangkat daerah, PSM yang belum mendapatkan&#13;
kesempatan untuk berpartisipasi penuh dalam program penanganan kesejahteraan sosial, pengangkatan&#13;
dan penetapan Jabatan Fungsional Tertentu Pekerja Sosial oleh Pemerintah Daerah bagi ASN, dan&#13;
kemitraan yang berlanjut antara perusahaan yang memiliki dana CSR dengan LKSA yang memberikan&#13;
pelatihan dan keterampilan khusus kepada anak disabilitas yang memiliki resiko terlantar. Pada bagian&#13;
akhir skripsi Penulis mengemukakan beberapa saran untuk menjadi masukan dari Peneliti terkait&#13;
pelaksanaan penanganan anak terlantar. Kesimpulan: Pemerintah Kabupaten Sukoharjo belum&#13;
memprioritaskan kegiatan yang mendukung program yang ada pada Rencana Aksi Daerah Kabupaten&#13;
Layak Anak di setiap Perangkat Daerah. Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo belum memberikan&#13;
kesempatan kepada Organisasi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) untuk berpartisipasi penuh dalam&#13;
Program Penanganan Kesejahteraan Sosial terutama penanganan anak terlantar di Kabupaten&#13;
Sukoharjo.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
