<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193795</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210085246</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000879</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KUALITAS PELAYANAN PERIZINAN MELALUI ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN REMBANG /</subfield>
      <subfield code="c">Tazkya Aulia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tazkya Aulia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19180</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Irwan Tahir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.385 982 673</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.385 982 673 TAZ k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kualitas Pelayanan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Pelayanan Perizinan di Kabupaten Rembang menggunakan&#13;
sistem online dalam pelaksanaan pelayanan permohonan perizinan. Sistem&#13;
permohonan secara online yang berubah dilakukan untuk mempermudah masyarakat&#13;
dalam melakukan permohonan perizinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui kualitas pelayanan perizinan yang dilakukan secara online dan untuk&#13;
mengetahui hambatan dalam penggunaan perizinan online di DPMPTSP Kabupaten&#13;
Rembang serta untuk mengetahui upaya yang tepat untuk mengatasi hambatan dalam&#13;
penyelenggaraan perizinan online yang berkualitas di DPMPTSP Kabupaten&#13;
Rembang. Metode: Penelitian ini bersifat mix method penggabungan antara kualitatif&#13;
dan kuantitatif dengan mengambil data di DPMPTSP Kabupaten Rembang. Melalui&#13;
kuisioner,observasi,dokumentasi dan wawancara. Dalam hal ini peneliti&#13;
menggunakan pendekatan e-govqual Papadomichelaki &amp; Mentzas (2012) yang&#13;
mengukur kualitas layanan yang dirasakan oleh pengguna dari layanan berbasis egovernment. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa&#13;
kualitas pelayanan perizinan melalui OSS oleh Dinas Penanaman Modal dan&#13;
Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Rembang kepada masyarakat termasuk&#13;
kategori sedang berdasarkan empat dimensi yang telah dikemukakan oleh&#13;
Papadomichelaki&amp;Mentzas (2012) yaitu efficiency, trust, reliability, dan citizen&#13;
support. Kesimpulan: Mengenai hambatan masyarakat yang melakukan perizinan di&#13;
DPMPTSP Kabupaten Rembang ada enam, yaitu menu layanan belum tersusun&#13;
dengan baik,fitur yang belum sesuai, keterlambatan informasi terkait layanan,&#13;
kurangnya kejelasan terkait proses transaksi layanan,waktu pelayanan yang kurang&#13;
baik, dan masyarakat yang masih belum melek teknologi sehingga peneliti membuat&#13;
beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan yang terjadi yaitu&#13;
dengan menyusun ulang menu layanan, memperbaiki fitur, peningkataan informasi&#13;
dan komunikasi,pelatihan dan edukasi masyarakat,penggunaan metode alternatif&#13;
seperti layanan bantuan, dan melakukan monitoring serta evaluasi yang&#13;
berkelanjutan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
