<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193797</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210085604</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000881</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI PENINGKATAN KEPEMILIKAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN BANGUNAN DI KOTA PAYAKUMBUH PROVINSI SUMATERA BARAT :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Rana Putri Kurniawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rana Putri Kurniawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17434</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sutiyo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.375 981 391</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.375 981 391 RAN s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Perlindungan kebakaran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Penelitian ini berawal dari kesadaran akan pentingnya&#13;
kepemilikan alat pemadam kebakaran di bangunan dan gedung. Pentingnya alat pemadam&#13;
kebakaran tidak bisa diremehkan mengingat fungsi utamanya dalam mencegah dan mengatasi&#13;
kebakaran, yang dapat menyebabkan kerugian besar baik secara material maupun korban jiwa.&#13;
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memahami penyebab&#13;
rendahnya kepemilikan alat pemadam kebakaran di bangunan-bangunan yang ada di Kota&#13;
Payakumbuh. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data&#13;
dikumpulkan melalui beberapa cara. Pertama, wawancara dengan pemilik bangunan untuk&#13;
mengetahui perspektif mereka tentang alat pemadam kebakaran, hambatan yang mereka hadapi&#13;
dalam pengadaan alat tersebut, serta kesadaran mereka akan pentingnya alat pemadam kebakaran.&#13;
Kedua, wawancara dengan dinas-dinas terkait seperti dinas pemadam kebakaran dan dinas perizinan&#13;
untuk mendapatkan informasi mengenai regulasi, dukungan, dan program yang telah ada. Ketiga,&#13;
observasi langsung ke lapangan untuk melihat kondisi nyata kepemilikan dan kesiapan alat&#13;
pemadam kebakaran di bangunan-bangunan. Terakhir, analisis dokumentasi dilakukan untuk&#13;
mengkaji dokumen-dokumen kebijakan, laporan, dan data statistik yang relevan.Hasil/Temuan:&#13;
Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu partisipasi pemuda dalam perencanaan&#13;
tergolong cukup, pada pelaksanaan tergolong baik, dan pemanfaatan hasil tergolong baik, meskipun&#13;
masih terkendala dengan kesibukan pemuda, dan tingkat kesadaran beberapa pemuda yang masih&#13;
rendah. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab rendahnya kepemilikan alat&#13;
pemadam kebakaran bangunan adalah sumber daya aparatur yang masih kurang dan masih&#13;
rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya alat pemadam kebakaran. Strategi yang efektif&#13;
untuk meningkatkan kepemilikan alat pemadam kebakaran melibatkan perumusan peraturan daerah,&#13;
pendidikan dan pelatihan, dan kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta. Implikasi praktis dari&#13;
penelitian ini adalah pentingnya adopsi strategi yang holistik dan berkelanjutan dalam meningkatkan&#13;
kesadaran dan kesiapan dalam menghadapi risiko kebakaran bangunan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
