<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193802</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210090428</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000886</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH TERHADAP BENCANA BANJIR DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Anisa Nevi Herdiana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Anisa Nevi Herdiana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">17 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17071</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">. Ilham</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">627.459 817</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">627.459 817 ANI k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">penanggulangan banjir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Banjir merupakan suatu peristiwa meluapnya air dari batas&#13;
tebing sungai dalam jangka waktu relatif pendek atau suatu peristiwa menggenangnya air di&#13;
permukaan tanah sampai melebihi batas waktu tertentu yang mengakibatkan kerugian. Banjir juga&#13;
terjadi hampir setiap tahun, dari yang berskala kecil hingga yang berskala besar. Bencana banjir&#13;
disebabkan oleh beberapa faktor salah seperti letak geografis, curah hujan yang tinggi, masih&#13;
kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sejalan dengan mengevaluasi Badan&#13;
Penanggulangan Bencana Daerah sebagai pendukung penanggulangan bencana dari Pemerintah&#13;
Daerah dalam meningkatkan efektivitas perencanaan penanggulangan bencana banjir yang akan terjadi&#13;
di Kota Bengkulu. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana&#13;
kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah terhadap bencana banjir, faktor-faktor yang&#13;
menghambatnya, dan upaya pendukung yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pencegahan,&#13;
mitigasi dan kesiapsiagaan bencana banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang&#13;
berlokasi di Kota Bengkulu. Metode: Dalam penelitian ini digunakan pendekatan yaitu metode&#13;
kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan dan responden&#13;
dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, teknik accidental dan, dengan teknik&#13;
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan:&#13;
Penelitian menunjukkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bengkulu menghadapi&#13;
beberapa hambatan dalam menangani bencana banjir termasuk kurangnya sarana prasarana, kurangnya&#13;
anggaran, dan perlu ditingkatkan lagi untuk sumber daya manusia dalam menangani bencana banjir&#13;
maka akan semakin siap dalam bertindak cepat, tepat serta efektif dan efisien. Kesimpulan: Upaya&#13;
yang dilakukan BPBD dalam mengatasi permasalahan dan hambatan yang ada seperti melaksanakan&#13;
program pelatihan simulasi kebencanaan dan menyediakan sarana dan prasarana yang sudah rusak,&#13;
serta Tim Reaksi Cepat terhadap bencana banjir di Kota Bengkulu</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
