<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193845</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210094838</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000929</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI ABSENSI FINGERPRINT DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SUMBER DAYA APARATUR DI SEKRETARIAT DPRD KOTA PALEMBANG :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">A Riskullah Romadhon</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">A Riskullah Romadhon</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15345</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rosmery Elsye</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.359 816 162</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">658.359 816 162 A R i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Kepegawaian</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kedisiplinan pegawai merupakan suatu hal yang penting&#13;
bagi setiap organisasi atau instansi terkhusus instansi pemerintah. Kedisiplinan seorang pegawai dapat&#13;
menjadi tolak ukur keberhasilan suatu organisasi dalam mendidik dan mengajarkan pegawainya untuk&#13;
memanajemen diri. Salah satu bentuk upaya dalam peningkatan kedisiplinan pegawai ialah dengan&#13;
menerapkan absensi berbasis elektronik atau fingerprint. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk&#13;
melihat implementasi absensi fingerprint dalam meningkatkan kedisiplinan sumber daya aparatur di&#13;
Sekretariat DPRD Kota Palembang. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah&#13;
metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengambilan data melalui wawancara, observasi dan&#13;
dokumentasi di lapangan. Teori yang digunakan sendiri merupakan teori implementasi kebijakan oleh&#13;
George C Edward III yang terdiri dari 4 variabel implementasi yakni komunikasi, sumberdaya,&#13;
disposisi dan struktur birokrasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi&#13;
absensi fingerprint ini dinilai cukup baik berdasarkan teori Edward III, hal ini ditunjukan adanya&#13;
perbedaan antara penggunaan absensi secara manual dan secara fingerprint. Tetapi secara keseluruhan&#13;
implementasi kebijakan ini belum maksimal dikarenakan masih adanya faktor penghambat dalam&#13;
pelaksanaan implementasi ini seperti tangan pegawai yang sering basah, masih rawan terjadi&#13;
manipulasi data, masih adanya pegawai yang datang hanya untuk absensi, kesulitan beradaptasi dan&#13;
kehilangan jaringan. Sehingga perlu upaya yang harus dilakukan agar penerapan absensi fingerprint&#13;
ini dapat berjalan sesuai harapan seperti penambahan metode absensi, pemberian reward dan&#13;
punishment yang berimbang dan pemberian latihan kedisiplinan bagi pegawai. Kesimpulan : Penulis&#13;
menyimpulkan bahwa implementasi absensi fingerprint di Sekretariat DRPD Kota Palembang sudah&#13;
cukup baik jika ditinjau dari empat variabel implementasi kebijakan Edward III. Namun masih adanya&#13;
hambatan dalam pelaksanaan implementasi fingerprint ini seperti masih adanya kemungkinan&#13;
manipulasi data oleh pegawai, dll. Sehingga harapannya ada perbaikan atau evaluasi kebijakan oleh&#13;
Sekretariat DPRD dalam menanggulangi permasalahan tersebut seperti pemberian edukasi kepada&#13;
pegawai, pengawasan terhadap pegawai dll, sehingga kedisiplinan pegawai dapat terjaga dan&#13;
pelaksanaan tugas-tugas instansi dapat sesuai dengan harapan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
