<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193850</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210095330</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000934</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN GAMBUT DI KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Nala Divany Putri Wiyono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nala Divany Putri Wiyono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17250</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.379 598 34</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.379 598 34 NAL p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kebakaran hutan dan lahan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">: Stigma masyarakat yang beranggapan bahwa penanggulangan bencana&#13;
kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya adalah tugas pemerintah padahal diperlukan&#13;
adanya kerjasama yang aktif antara pemerintah dan masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini&#13;
adalah untuk mengetahui dan menganalisis bentuk, hambatan dan upaya partisipasi masyarakat dalam&#13;
penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya. Metode: Penelitian ini&#13;
menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif dengan menggunakan teori pasrtisipasi&#13;
masyarakat dari Marschall (2006) dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan&#13;
dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang di peroleh peneliti bahwa bentuk partisipasi masyarakat&#13;
dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut adanya pembentukan organisasi&#13;
pemberdayaan masyarakat yang terlibat dalam pemadaman kebakaran (seperti Kaltana, MPA, BPK),&#13;
serta keterlibatan dalam proses-proses seperti sosialisasi dan aksi pemadaman kebakaran. Hambatan&#13;
utama dalam partisipasi meliputi kurangnya sosialisasi mengenai peran serta masyarakat, akses&#13;
informasi dan kondisi finansial yang rendah. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal&#13;
tersebut adalah peningkatan kesadaran dan kapasitas masyarakat, peningkatan koordinasi dan&#13;
komunikasi, serta memberikan insentif bagi masyarakat yang aktif terlibat dalam penannggulangan&#13;
kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya. Kesimpulan: Partisipasi masyarakat dalam&#13;
penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya masih perlu di tingkatkan,&#13;
hal ini karena walaupun kolaborasi dari pemerintah Kota Palangka Raya dengan organisasi&#13;
pemberdayaan masyarakat di bidang pemadam kebakaran telah terlaksana namun masih banyak&#13;
masyarakat yang belum terlibat, tingkat kesadaran masyarakat juga masih tergolong rendah. Guna&#13;
meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut, di&#13;
sarankan bagi Pemerintah Kota untuk lebih memfokuskan sosialisasi secara “door to door” untuk lebih&#13;
menjangkau masyarakat serta menyediakan layanan secara daring untuk memudahkan akses informasi&#13;
terkait peran masyarakat serta memberikan akses saran dan masukan. Mengenalkan keberadaan&#13;
organisasi pemberdayaan masyarakat di bidang pemadaman kebakaran melalui media sosial agar lebih&#13;
mudah di jangkau semua kalangan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
