<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193855</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210100016</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000939</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">DIGITALISASI PEMASARAN PRODUK UMKMDI KOTA BITUNG PROVINSI SULAWESI UTARA :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">MANSUARA, GENEVA GAYATRI</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">MANSUARA, GENEVA GAYATRI</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15346</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Suaib Ibrahim</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 423 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 423 2 MAN d</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Usaha Kecil dan Menengah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemerintah Kota Bitung berkomitmenuntukmengembangkan Kota Bitung menjadi kota cerdas yang didukung dengan pemanfaatanTeknologi Informasi dan Komunikasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya melalui program digitalisasi UMKM. Dalam penelitian ini yang menjadi latarbelakang masalah adalah minimnya pengetahuan pelaku usaha mengenai digitalisasi, Kurangnya program pemberdayaan digital marketing kepada pelaku UMKM, pemanfaatandigitalisasi pemasaran masih sederhana oleh pelaku usaha. Tujuan: Tujuan dari penelitianini&#13;
adalah untuk mengetahui bagaimana proses digitalisasi pemasaran produk UMKMdi KotaBitung, mengetahui apa saja yang menjadi hambatan dan bagaimana upaya pemerintahdalammengembangkan program digitalisasi UMKM di Kota Bitung. Metode: Peneliti&#13;
menggunakan metode penelitian kualitatif eksploratif dengan pendekatan induktif sertateknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti menganalisis data menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikankesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang peneliti lakukan dapat disimpulkanbahwaprogram digitalisasi pemasaran produk UMKM sudah dilaksanakan melalui programpelatihan, pendampingan, pemasaran dan pembiayaan/permodalan. Namun dalamprakteknyaprogram digitalisasi pemasaran produk UMKM belum optimal karena masih rendahnyakesadaran UMKM tentang pentingnya digitalisasi pemasaran, SDMyang kurang kompetendalam penggunaan teknologi dan permodalan. Kesimpulan: Proses digitalisasi UMKMdi&#13;
Kota Bitung mulai aktif sejak tahun 2019, Pihak dinas dalam melaksanakan sosialisasi danpelatihan sebagai upaya digitalisasi usaha mikro juga melakukan kerjasama denganbeberapa pihak untuk menjadi mentor atau pelatih seperti Universitas, marketplaceternama seperti Tokopedia, Shoppe, Gojek dan Grab maupun pihak BUMN, Dalamprosesdigitalisasi UMKM di Kota Bitung, terdapat beberapa faktor penghambat, yaitusebagai&#13;
berikut: Rendahnya minat serta kesadaran para pelaku UMKMmengenai pentingnyapenerapan teknologi dalam pengembangan bisnis, khususnya di era 4.0 saat ini, yangberakibat pada rendahnya partisipasi mereka dalam setiap kegiatan yang diadakanolehDinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Bitung, kurangnya keterampilan SDM dalam menggunakan dan mengembangkan teknologi khususnya untuk pengembangan digitalisasi&#13;
UMKM, dan juga faktor terbatasnya modal dalam pemberdayaan serta pengembanganUMKM berbasis digital di Kota Bitung.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
