<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193857</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210100101</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000941</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PROGRAM DESA TANGGUH BENCANA DALAM KESIAPSIAGAAN BENCANA DI KELURAHAN KEJAJAR KABUPATEN WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Bintang Syahda Aqim</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Bintang Syahda Aqim</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17148</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Luh Putu Vera Astri Pujayanti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.34959826</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.34959826 BIN p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kesiapsiagaan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">: Bencana alam di Wonosobo dari tahun 2018-2022&#13;
meningkat signifikan, terutama tanah longsor yang melonjak dari 49 kejadian pada 2018&#13;
menjadi 525 pada 2022. Selain tanah longsor, banjir juga meningkat dalam tiga tahun terakhir,&#13;
diikuti oleh angin kencang dan kebakaran yang menunjukkan fluktuasi tetapi meningkat lagi&#13;
2&#13;
pada 2022, menyebabkan kerugian besar dan korban yang signifikan setiap tahunnya. Tujuan:&#13;
Penelittian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program desa tangguh bencana dalam&#13;
kesiapsiagaan bencana masyarakat dan apa saja faktor penghambat dalam pelaksanaannya serta&#13;
upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan&#13;
deskriptif kualitatif dengan metode induktif. Proses penelitian kualitatif melibatkan perumusan&#13;
pertanyaan dan prosedur, pengumpulan data spesifik dari partisipan, serta analisis data secara&#13;
induktif. Melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, peneliti menyelidiki efektivitas&#13;
program desa tangguh bencana di Wonosobo, mengidentifikasi keberhasilan dan hambatan,&#13;
serta mewawancarai sembilan informan kunci, termasuk pejabat BPBD dan relawan&#13;
masyarakat. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa pelaksanaan program&#13;
desa tangguh bencana sudah berjalan dengan baik, terlihat dari 6 indikator pengukuran&#13;
pelaksanaan program desa tangguh bencana dan beberapa hambatan. Indikator yang diukur&#13;
yaitu legislasi, perencanaan, kelembagaan, pendanaan, pengembangan kemampuan dan&#13;
penyelenggaraan penanggulangan bencana. Dari keenam indikator tersebut sudah berjalan&#13;
dengan baik, hambatan juga dapat diatasi secara bertahap oleh pemerintah. Kesimpulan:&#13;
Pelaksanaan program desa tangguh bencana sudah berjalan dengan baik dan ditemukan&#13;
beberapa hambatan. Saran yang diberikan peneliti adalah pertahankan dan tingkatkan&#13;
pelaksanaan program yang sudah baik, penggunaan anggaran yang efektif untuk menunjang&#13;
kegiatan penanggulangan bencana, dan tingkatkan intensitas pelatihan serta sosialisasi&#13;
kebencanaan kepada masyarakat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
