<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193887</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210104214</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000971</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">NETWORK GOVERNANCE DALAM PENANGGULANGAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA MASA TANGGAP DARURAT DI KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Muh Basith At Thariq</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muh Basith At Thariq</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16987</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Udaya Madjid</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 459 847</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.349 459 847 MUH n</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Bencana tanah longsor</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Wilayah Kabupaten Gowa sebagian besar berupa&#13;
dataran tinggi berbukit- bukit, yaitu sekitar 72,26% dan memiliki beberapa daerah&#13;
yang berpotensi longsor berbahaya. Bencana longsor yang terjadi menelan banyak&#13;
korban jiwa dan memberi dampak kerusakan pada kegiatan siklus kehidupan&#13;
masyarakat kabupaten Gowa yang terkena bencana longsor. Tujuan : Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Network Governance atau tata&#13;
jaringan kelola pemerintah (Network Governance) dalam penanggulangan bencana&#13;
2&#13;
tanah longsor di Kabupaten Gowa, menganalisis faktor pendukung dan penghambat&#13;
serta upaya yang dilakukan dalam penanggulangan bencana longsor pada masa&#13;
tanggap darurat di Kabupaten Gowa. Metode : Penelitian ini menggunakan teori&#13;
Network Governance oleh Provan dan Kenis (2008) yang memiliki 4 tahap dimensi&#13;
yaitu trust (kepercayaan), number of network participants (jumlah peserta&#13;
jaringan), network goal consensus (tujuan konsensus jaringan), dan need for&#13;
network-level competencies (kebutuhan akan kompetensi tingkat jaringan).&#13;
Hasil/temuan : Hasil penelitian menunjukkan tata Kelola jaringan pemerintah&#13;
Kabupaten Gowa dalam menanggulangi bencana tanah longsor pada masa tanggap&#13;
darurat sudah optimal terlihat dari terpenuhinya dimensi yang digunakan.&#13;
Kesimpulan : Adapun hal yang paling berpengaruh dalam penanggulangan&#13;
bencana tersebut yaitu anggaran, telah digunakan secara maksimal sesuai dengan&#13;
kebutuhan dalam penanggulangan bencana tanah longsor pada masa tanggap&#13;
darurat sehingga meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana yang&#13;
dilakukan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
