<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193891</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210104849</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000975</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KETERTIBAN SOSIAL DALAM PENANGANAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEH DINAS SOSIAL KOTA PEKANBARU /</subfield>
      <subfield code="c">Danang Triansyah Pratama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Danang Triansyah Pratama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17042</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Andi Masrich</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.592 095 981 411 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.592 095 981 411 1 DAN i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Permasalahan Tuna Wisma</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): saat ini terdapat banyak ditemukan penyandang masalah&#13;
kesejahteraan sosial, seperti pengemis yang ada di lampu merah dan tempat keramaian, banyaknya&#13;
anak jalanan yang berada di lampu merah dan tempat lainnya. Walaupun sampai saat ini Peraturan&#13;
Daerah Kota Pekanbaru Nomor 12 Tahun 2008 tentang penertiban gelandangan dan pengemis&#13;
berjalan dengan baik, akan tetapi masih ada gelandangan dan pengemis yang didapat berkeliaran&#13;
pada setiap sisi jalanan kota seperti contohnya lampu merah simpang tiga bandara, lampu merah&#13;
arah pasir putih, disisi jalan lampus merah Mall SKA, tempat makan pendopo, tempat wisata&#13;
kuliner di Bundaran Tugu Keris, dan beberapa titik lainnya. Tujuan: Untuk mengetahui dan&#13;
mendeskripsikan, hambatan, dan upaya mengatasi hambatan terhadap implementasi kebijakan&#13;
ketertiban sosial dalam penanganan gelandang dan pengemis oleh Dinas Sosial Kota Pekanbaru.&#13;
Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan penelitian kualitatif&#13;
dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara&#13;
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data&#13;
dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Penanganan masalah Gepeng oleh Dinsos Kota&#13;
Pekanbaru didasarkan pada pendekatan yang terstruktur, melibatkan kolaborasi antara berbagai&#13;
instansi terkait, dan dilakukan secara selektif untuk efektivitas yang lebih baik. Hal ini&#13;
mencerminkan komitmen serius dari Pemda dalam menangani masalah sosial dengan pendekatan&#13;
yang terencana dan terkoordinasi. Selain itu, pembinaan terhadap Gepeng ditekankan sebagai&#13;
bagian integral dari penanganan masalah tersebut, dengan fokus pada rehabilitasi, pemberdayaan&#13;
sosial, dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Kesimpulan: Meskipun&#13;
dihadapkan pada tantangan dalam sumber daya dan kualitas aparatur pelaksana, upaya untuk&#13;
meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan juga ditekankan sebagai langkah penting&#13;
untuk meningkatkan efektivitas penanganan masalah Gepeng.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
