<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193901</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210105758</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000985</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERTIBAN HEWAN TERNAK DI KECAMATAN SUMBAWA KABUPATEN SUMBAWA :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Lalu Wira Agung Mulajati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Lalu Wira Agung Mulajati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">8 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15554</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tri Raharjanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">636.085 986 521</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">636.085 986 521  LAL i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penertiban Hewan Ternak</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Sumbawa dikenal memiliki&#13;
potensi di bidang peternakan sehingga disebut “Kabupaten Peternakan”.&#13;
Masyarakat memelihara hewan ternak bukan hanya untuk keperluan pribadi tetapi&#13;
juga berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah. Namun, pola lama masyarakat&#13;
yang semi intensif dalam memelihara hewan ternaknya menimbulkan permasalahan&#13;
ketertiban dan ketentraman di Kecamatan Sumbawa. Tujuan: Tujuan penelitian ini&#13;
untuk mengkaji implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Kecamatan&#13;
Sumbawa Kabupaten Sumbawa, mengkaji faktor pendukung dan faktor&#13;
penghambat implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Kecamatan&#13;
Sumbawa Kabupaten Sumbawa, dan menganalisis upaya untuk mengoptimalkan&#13;
kebijakan dalam penertiban hewan ternak di Kecamatan Sumbawa Kabupaten&#13;
Sumbawa. Metode: Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif.&#13;
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan&#13;
dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini, ukuran dan tujuan implementasi&#13;
penertiban hewan ternak yang belum terlaksana dengan baik, sumber daya yang&#13;
dimiliki belum mendukung, karakteristik agen pelaksana dalam implementasi&#13;
kebijakan penertiban hewan ternak yang belum memiliki struktur birokrasi yang&#13;
jelas, sikap kecenderungan para pelaksana dalam bertugas cukup berkompetensi,&#13;
komunikasi antar organisasi dan aktifitas pelaksanaan sudah terlaksana dengan&#13;
cukup baik, dan lingkungan sosial, ekonomi, dan politik memiliki pengaruh&#13;
signifikan dalam kasus hewan ternak yang berkeliaran. Kesimpulan: Kesimpulan&#13;
penelitian ini adalah implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di&#13;
Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa belum terealisasi dengan baik terlihat&#13;
dari masih ada temuan hewan ternak yang masuk ke pemukiman, faktor pendukung&#13;
adanya sosialisasi melalui sosial media dan partisipasi aktif masyarakat untuk&#13;
melapor, faktor penghambat yakni permasalahan pada anggaran dan kendala teknis&#13;
lainnya serta Upaya untuk mengoptimalkan kebijakan adalah melaksanakan patroli,&#13;
operasi gabungan, dan kerja sama dengan instansi daerah lainnya. Saran dari&#13;
peneliti adalah membuat perda khusus terkait permasalahan ini, bekerja sama dengan kelurahan dan kecamatan serta lebih memaksimalkan sosialisasi melalui&#13;
pemanfaatan media sosial.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
