<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193908</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210110827</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000992</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI DESA ADAT KUTA DALAM MENGATASI ABRASI PANTAI KUTA DI KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Putu Gede Wedananda</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Putu Gede Wedananda</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18027</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Kusworo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">551.465 598 62</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">551.465 598 62 PUT s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Abrasi pantai</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Penulis berfokus pada permasalahan&#13;
penanganan abrasi di Pantai Kuta yang dilakukan oleh Desa Adat Kuta. Tujuan :&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi Desa Adat Kuta dalam&#13;
mengatasi abrasi Pantai Kuta di kabupaten Badung, Provinsi Bali. Metode :&#13;
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis&#13;
menggunakan analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti . Teknik pengumpulan&#13;
data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan :&#13;
Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu penanganan abrasi pantai&#13;
Kuta yang dilakukan Desa Adat Kuta sudah berjalan dengan baik, meskipun perlu&#13;
dilakukannya diversifikasi strategi dalam penanganan abrasi Pantai Kuta.&#13;
Kesimpulan : Penulis memberikan kesimpulan bahwa perlu dilakukannya&#13;
diversifikasi strategi pada penanganan abrasi Pantai Kuta dengan cara&#13;
meningkatkan sinergitas antara Desa Adat Kuta dan BPBD Kabupaten Badung&#13;
dalam malaksanakan pengkajian kebutuhan pasca bencana dan mengurangi dampak&#13;
dari pemanasan global menggunakan awig-awig desa adat. Penulis pada penelitian&#13;
ini membersikan saran agar Desa Adat Kuta meningkatkan sinergitas dengan BPBD&#13;
Kabupaten Badung dalam pengkajian kebutuhan pasca bencana serta Desa Adat&#13;
Kuta diharapkan tetap menerapkan awig-awig secara maksimal untuk mencegah&#13;
pengurangan garis pantai akibat abrasi.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
