<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193911</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210111215</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226000995</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">MANAJEMEN LOGISTIK BANTUAN BENCANA BANJIR OLEH DINAS SOSIAL KABUPATEN MIMIKA PROVINSI PAPUA TENGAH :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Evan Oxtyn Habeahan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Evan Oxtyn Habeahan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18686</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Amin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.348</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.348 EVA m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tanggap darurat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengelolaan logistik bantuan bencana sangat&#13;
bergantung pada bagaimana para pelaku penanggulangan bencana baik itu lembaga maupun&#13;
instansi pemerintahan dalam menerapkan manajemen logistik bantuan penaggulangan&#13;
bencana. Logistik adalah unsur yang paling penting dalam setiap upaya bantuan kemanusiaan,&#13;
dan bagaimana cara kita mengelola logistik bantuan kemanusiaan akan menentukan apakah&#13;
operasi penanggulangan bencana tersebut sukses atau gagal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana penerapan manajemen logistik bantuan&#13;
bencana banjir oleh Dinas Sosial Kabupaten Mimika dengan memperhatikan bagaimana proses&#13;
pendistribusian bantuan logistik yang cepat tepat dan prosedural serta bagaiaman standar&#13;
mininum bantuan logistik bencana banjir yang diterapkan. Metode: Penelitian ini&#13;
menanggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh adalah melalui wawancara&#13;
dan obervasi dimana selanjutnya dianalisis menggunakan pola pikir deduktif. Data tersebut di&#13;
dirujuk berdasarkan hasil wawancara bersama pegawai dan staf di Dinas Sosial serta melalui&#13;
obeservasi kegiatan di lapangan. Data yang diperoleh kemudian disajikan, dianalisis, direduksi&#13;
kemudian ditarik kesimpulan. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa manajemen&#13;
logistik bantuan bencana banjir yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Mimika&#13;
terkategorikan baik, hal tersebut berdasarkan pada kegiatan sistem manajemen yang baik,&#13;
mekanisme pendistribusian yang prosedural serta bantuan logistik yang diberikan sudah sesuai&#13;
dengan standar minimum yang berlaku. Kesimpulan: Adapun kesimpulannya bahwa proses&#13;
manajemen logistik bencana banjir oleh dinas sosial Kabupaten Mimika telah berjalan dengan&#13;
baik. Namun, masih ada hambatan dan kendala dalam pendistribusiannya, antara lain&#13;
jangkauan yang sulit dicapai dari daerah yang yang terdampak bencana banjir, kondisi politik&#13;
yang tidak sehat di Pemerintahan Kabupaten Mimika serta koordinasi yang masih kurang&#13;
terjalin dengan berbagai instansi yang terlibat dalam proses pendistribusian logistik.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
