<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193919</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210112516</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001003</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENATAUSAHAAN ASET TANAH PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN JEMBER /</subfield>
      <subfield code="c">HAKIKI AFFIANDA FIRMANSYAH</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">HAKIKI AFFIANDA FIRMANSYAH</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15277</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Elvira Mulya Nalien</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.013 598 288 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336.013 598 288 1 HAK p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keuangan daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan penatausahaan aset tanah di Kabupaten&#13;
jember menjadi masalah bagi pemda karena dari sisi ekonomi pemanfaatan yang tidak seimbang&#13;
dengan nilai aset yang dimilikinya. Sedangkan efek dari sisi hukum dan pengamanan adalah aset&#13;
tersebut tidak teradministrasi dengan maksimal karena tidak terpenuhinya dokumen kepemilikan yang&#13;
jelas. Perlu tindak lanjut yang sangat serius dengan adanya permasalahan yang terjadi ini. Tidak&#13;
adanya bukti kepemilikan yang jelas maka inventarisasi sebagai bentuk penatausahaan di bidang aset&#13;
tanah sangat terganggu. Penelitian ini menggunakan teori Suwanda (2015) mengenai penatausahaan&#13;
aset/barang milik daerah. Tujuan : tujuannya untuk mengetahui dan memverifikasi penatausahaan&#13;
aset tanah di Badan pengelolaan keuangan dan aset daerah Kabupaten Jember. Penelitian ini&#13;
menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Adapun teknik&#13;
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik&#13;
analisis data melalui model analisis data miles dan Huberman.Hasil/Temuan : Berdasarkan hasil&#13;
penelitian, Badan pengelolaan keuangan, pendapatan dan aset daerah Kabupaten Jember dalam&#13;
pelaksanaan penatausahaan aset tanah telah sesuai dengan peraturan yang berlaku, namun dalam&#13;
pelaksanaanya masih ditemui permasalahan. Hambatan dalam penatausahaan aset berupa tanda batas&#13;
yang belum disepakati, kurangnya personil di lapangan dapat menghambat proses pembentukan&#13;
sertifikat. Kesimpulan : 3. Upaya yang dilakukan oleh pemda Kabupaten Jember pada&#13;
penatausahaan aset tanah di BPKAD Kabupaten Jember masih belum membuahkan hasil yang&#13;
signifikan terkait dengan indikator Perhitungan Fisik Aset Daerah yaitu batas-batas masih belum ada&#13;
kejelasan pembuatan batas di daerah pesisir pantai. Pemda juga belum mendapatkan hasil dari upaya&#13;
berupa mengajukan tambahan personil bahkan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan&#13;
Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember bahkan kepada Bupati Jember</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
