<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193929</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210113514</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001013</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI PENANGANAN KERAWANAN PANGAN MELALUI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI DI KOTA DENPASAR PROVINSI BALI :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">I Made Yoga Jaya Kusuma</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">I Made Yoga Jaya Kusuma</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17983</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.559 862</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.559 862 I M s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">bantuan sosial</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Kerawanan pangan merupakan suatu masalah&#13;
sosial yang hingga saat ini masih sangat sulit untuk dipecahkan baik itu di tingkat pusat&#13;
maupun daerah. Hal ini menyebabkan perlu adanya strategi pada proses pembuatan&#13;
kebijakan yang tepat serta berkesinambungan agar permasalahan ini mampu diatasi.&#13;
Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial sebagai pelaksana kebijakan program&#13;
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sejak 2018 mengingat Kota Denpasar merupakan&#13;
merupakan ibukota provinsi dengan kondisi sosial yang heterogen, termasuk fenomena&#13;
kemiskinan, pengangguran dan kerawanan pangan di dalamnya. Oleh karena itu,&#13;
peneliti tertarik untuk meneliti terkait bagaimana Implementasi Program Bantuan&#13;
Pangan Non Tunai dalam mengatasi Kerawanan Pangan di Kota Denpasar. Tujuan:&#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dalam menangani kerawanan&#13;
pangan melalui program Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Denpasar. Selain itu,&#13;
penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi dalam&#13;
strategi penanganan kerawanan pangan melalui program tersebut. Terakhir, penelitian&#13;
ini berusaha untuk menemukan solusi atas kendala yang muncul dalam strategi&#13;
penanganan kerawanan pangan melalui program Bantuan Pangan Non Tunai di Kota&#13;
Denpasar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan&#13;
deskriptif. Lokasi penelitian berada di Kota Denpasar dengan teknik pemilihan informan&#13;
secara Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu&#13;
dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini juga menggunakan&#13;
Triangulasi dalam menganalisis data. Hasil/Temuan: Adapun hasil daripada penelitian&#13;
ini adalah mengetahui serta mendeskripsikan bagaimana implementasi Program&#13;
Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Denpasar yang telah berjalan cukup baik sejak&#13;
tahun 2018. Meskipun dikatakan sudah cukup baik, namun kenyataannya masih terdapat&#13;
beberapa kendala dalam pelaksanaan program ini seperti sarana yang kurang memadai,&#13;
masih adanya masalah teknis dalam pelaksanaan program, serta upaya pemerintah untuk&#13;
mengatasi masalah yang ada masih belum optimal. Kesimpulan: Meskipun terdapat&#13;
permasalahan namun program bantuan ini cukup berdampak dalam penurunan tingkat&#13;
kerawanan pangan di Kota Denpasar.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
