<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193932</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210114017</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001016</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">AMANDA APRILIA :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Amanda Aprilia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Amanda Aprilia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17150</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.348 598 17</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.348 598 17 AMA a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">bencana banjir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Banjir merupakan bencana yang paling&#13;
sering terjadi Kota Bengkulu. Peristiwa Banjir ini dapat menggaggu jalannya&#13;
aktivitas, kegiatan pemerintahan, perkonomian, Mobilitas dan segala aspek&#13;
kehidupan masyarakat akan terhambat apabila bencana Banjir sedang Terjadi.&#13;
BPBD merupakan organisasi pemerintahan daerah yang berperan sebagai&#13;
Leading Sector dalam tugas penyelenggaraan urusan penanggulangan&#13;
bencana bersama dengan organisasi lainnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk menganalisis koordinasi kerja antara BPBD dan dinas dan Lembaga&#13;
terkait dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Bengkulu. Metode:&#13;
penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan&#13;
induktif, sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder.&#13;
Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.&#13;
Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan&#13;
kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa BPBD&#13;
Kota bengkulu telah melakukan koordinasi dengan cukup baik sebagai&#13;
koordinator dalam pelaksanaan penanggulangan bencana yang dibuktikan&#13;
dengan indikator kesatuan Tindakan, komunikasi, pembagian kerja, yang sudah&#13;
terlaksana dengan baik. Adapun Faktor penghambat yang ditemukan ialah&#13;
masih kurangnya sumber daya manusia yang memiliki skill dalam&#13;
penanggulangan bencana banjir, sarana dan prasarana yang masih tergolong&#13;
belum memadai, serta partisipasi masyarakat yang tergolong masih kurang&#13;
untuk membantu petugas melakukan penanggulangan bencana. Upaya yang&#13;
dilakukan yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan&#13;
memberikan pendidikan dan pelatihan khusus tentang bencana, memperbaiki&#13;
sarana dan prasarana serta mengajukan kebutuhan sarana dan prasarana,&#13;
serta melakukan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam&#13;
penanggulangan bencana banjir. Kesimpulan: koordinasi Badan&#13;
Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bengkulu dalam penanggulangan&#13;
bencana banjir dikota Bengkulu dapat terwujud apabila koordinasi yang&#13;
dilakukan oleh BPBD dan instansi terkait berjalan secara maksimal sehingga&#13;
memberikan hasil yang optimal.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
