<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193942</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210011758</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001026</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENERAPAN KONSEP PENTA HELIX DALAM OPTIMALISASI INVESTASI PADA KAWASAN AEROTROPOLIS DI KABUPATEN KULON PROGO /</subfield>
      <subfield code="c">Ilham Putra Setyaji</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ilham Putra Setyaji</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15425</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ani Martini</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">332.659 827 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">332.659 827 1  ILH p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Optimalisasi Investasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Letak Kulon Progo yang strategis menjadikan daerah&#13;
tersebut sebagai primadona tujuan investasi. Adanya pembangunan Yogyakarta Internasional Airport&#13;
semakin membuka peluang dan potensi untuk berinvestasi, terlebih Bandara Internasional Yogyakarta&#13;
dibangun dengan konsep aerotropolis sehingga mampu merangsang kawasan yang terbentang sekitar&#13;
bandara menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Penyusunan regulasi yang kondusif dan menjamin&#13;
kemanan bagi investor menjadi tugas dan peran penting Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam&#13;
hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kulon Progo. Tujuan:&#13;
2&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan konsep penta&#13;
helix dalam optimalisasi investasi pada kawasan aerotropolis di Kabupaten Kulon Progo, serta&#13;
mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat penerapan konsep penta helix dalam&#13;
optimalisasi investasi pada kawasan aerotropolis di Kabupaten Kulon Progo. Metode: Metode&#13;
penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan secara&#13;
deduktif . Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dilakukan dengan teknik observasi,&#13;
wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Penerapan konsep penta helix pada proses kolaborasi&#13;
dalam optimalisasi investasi di Kabupaten Kulon Progo secara umum telah berjalan dengan lancar. Namun, sejak awal proses kolaborasi tidak ada bentuk komitmen yang resmi dari para stakeholder.&#13;
Artinya dalam kolaborasi ini hanya dikaitkan mengenai masing-masing kepentingan setiap aktor yang&#13;
ada. Kesimpulan: Proses kolaborasi yang dilakukan oleh kelima aktor dalam optimalisasi investasi&#13;
pada kawasan aerotropolis di Kabupaten Kulon Progo secara umum telah berjalan dengan lancar.&#13;
Namun terdapat beberapa penghambat seperti belum adanya landasan yang jelas dalam melakukan&#13;
kolaborasi.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
