<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193958</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210021455</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001042</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA /</subfield>
      <subfield code="c">Inayah Ramadanti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Inayah Ramadanti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18959</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mutia Rahmah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.728 095 984 831</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">363.728 095 984 831 INA i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Sampah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Masalah sampah masih terjadi di Kota Kendari, hal ini&#13;
dilihat dari meningkatnya jumlah produksi sampah dari tahun 2020 hingga 2022. Tujuan: Penelitian&#13;
ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat&#13;
implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kota Kendari serta upaya untuk mengoptimalkan&#13;
implementasi kebijakan tersebut. Metode: Dalam penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif&#13;
dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dandokumentasi. Hasil/Temuan:&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung implementasi kebijakan pengelolaan sampah&#13;
di Kota Kendari adalah 1) Kejelasan desain kebijakan berupa prosedur,waktu dan sumber daya, serta&#13;
perubahan target atau tujuan kebijakan dari desain awal kebijakan. 2) Kejelasan struktur pengawasan&#13;
baik oleh masyarakat maupun badan pengawas. 3) Kejelasan desain kelembagaan berupa organisasi&#13;
pelaksana dan koordinasi internal dan antar organisasi. 4) Penerimaansosial berupa kemanfaatan yang&#13;
dirasakan oleh masyarakat. Faktor penghambat implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kota&#13;
Kendari adalah 1) Ketidaktepatan pilihan dan kesulitan pelaksanaan instrumen implementasi&#13;
kebijakan pengelolaan sampah. 2) Rendahnya kemampuan administratif pelaksana pengelolaan&#13;
sampah. 3) Kurangnya Penerimaan sosial berupa keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah.&#13;
Adapun upaya untuk mengoptimalkan implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kota Kendari&#13;
adalah peningkatan anggaran pengelolaan sampah, pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana, serta&#13;
peningkatan edukasi, sosialisasi dan kegiatan terkait pengelolaan sampah. Kesimpulan: Berdasarkan&#13;
hasil penelitian dan pembahasan, faktor pendukung implementasi kebijakan pengelolaan sampah di&#13;
Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggarameliputi kejelasan desain kebijakan, struktur pengawasan,&#13;
kelembagaan, dan penerimaan sosial, sedangkan faktor penghambatnya termasuk ketidaktepatan&#13;
instrumen implementasi, rendahnya kemampuan administratif, dan kurangnya keterlibatan&#13;
masyarakat, dengan upaya optimalisasi melaluipeningkatan anggaran, pemenuhan sarana-prasarana,&#13;
serta edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
