<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193967</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210024353</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001051</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN KETENAGAKERJAAN DALAM MENANGGULANGI PENGANGGURAN DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU /</subfield>
      <subfield code="c">Rizky Agusta Ednarda AB</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rizky Agusta Ednarda AB</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19357</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hari Nur Cahya Murni</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">331.137 095 981 731</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">331.137 095 981 731  RIZ i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Program Penanggulangan Pengangguran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Bengkulu memiliki tren jumlah penduduk usia&#13;
produktif dari tahun ke tahun meningkat dan merupakan jumlah tertinggi diantara kabupaten/kota seProvinsi Bengkulu. Hal ini berdampak terhadap tingginya persaingan dalam pencarian pekerjaan.&#13;
Padahal jumlah industri di Kota Bengkulu cukup banyak, yang seharusnya dapat menarik tenaga kerja&#13;
dan dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini bagaimana&#13;
implementasi kebijakan penyelenggaraan ketenagakerjaan dalam menanggulangi pengangguran di&#13;
Kota Bengkulu mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi serta upaya yang dilakukan oleh&#13;
pemerintah dalam menanggulangi masalah pengangguran di Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini&#13;
menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam&#13;
mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan:&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penyelenggaraan ketenagakerjaan&#13;
dalam menanggulangi pengangguran di Kota Bengkulu sudah berjalan cukup baik, akan tetapi&#13;
hasilnya belum efektif. Kesimpulan: Pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan di Kota Bengkulu sudah&#13;
berjalan namun hasilnya belum efektif karena kurangnya pengawas, anggaran pelatihan yang kurang&#13;
memadai, sulitnya akses informasi lowongan pekerjaan, dan rendahnya kesadaran implementor.&#13;
Pemerintah perlu meningkatkan ketegasan terhadap kelompok sasaran, menyediakan informasi&#13;
pekerjaan yang lebih luas, intensifikasi pelatihan tenaga kerja, dan menempatkan tenaga ahli untuk&#13;
mengurangi pengangguran.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
