<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193972</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210025615</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001056</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SMART ENVIRONMENT DALAM MEWUJUDKAN SMART CITY OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN DI KOTA KEDIRI PROVINSI JAWA TIMUR :</subfield>
      <subfield code="b">Studi di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Kediri Provinsi Jawa Timur /</subfield>
      <subfield code="c">FACHRUR ROZZY RAMADHAN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">FACHRUR ROZZY RAMADHAN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19666</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ely Sukmana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.340 959 828 26</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.340 959 828 26 FAC i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kebijakan Pemerintah dalam Administrasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan lingkungan untuk mencapai tujuan bebas&#13;
limbah sampah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat.&#13;
Tujuan:Jumlah sampah di Kota Kediri menjadi masalah serius yang harus segera ditangani guna&#13;
mewujudkan konsep Smart Environment, di mana tidak ada lagi limbah sampah yang menumpuk&#13;
melalui platform digital aplikasi E-Bank Sampah. Salah satu kepentingan utama dalam&#13;
digitalisasi pengelolaan sampah adalah mempercepat, menyederhanakan, dan meningkatkan&#13;
efisiensi melalui platform digital E-Bank Sampah. Metode: Penelitian ini mengadopsi&#13;
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami fenomena terkait pelaksanaan&#13;
kebijakan Smart Environment oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan di&#13;
Kota Kediri, dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi.&#13;
Hasil: Platform ini tidak hanya memudahkan penyaluran sampah, tetapi juga memfasilitasi akses&#13;
informasi terkini dan pengelompokan sampah. Faktor pendukung pelaksanaan kebijakan Smart&#13;
Environment meliputi regulasi yang jelas, sinergi antar pelaksana program, dan kesadaran akan&#13;
pentingnya digitalisasi. Namun, masih ada hambatan seperti kurangnya pemahaman digital,&#13;
fasilitas yang belum optimal, dan resistensi terhadap perubahan. Kepatuhan pelaksana program,&#13;
sumber daya manusia, finansial, dan alam, serta kekuasaan dan strategi aktor, penting dalam&#13;
mencapai tujuan kebijakan. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri untuk&#13;
memberikan edukasi maupun pelatihan bagi masyarakat agar dapat melaksanakan kebijakan&#13;
Smart Environment dengan baik di Kota Kediri. Dampak positif kebijakan ini terlihat dalam&#13;
peningkatan indeks Smart Environment Kota Kediri dan peningkatan keterampilan&#13;
penyelenggara pemerintahan dalam pengelolaan limbah sampah.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
