<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193975</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260210084621</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001059</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EVALUASI PROGRAM PANGANKU DALAM MENCIPTAKAN SISTEM PEREKONOMIAN BERBASIS KERAKYATAN :</subfield>
      <subfield code="b">STUDI KASUS PENYEDIAAN KOMODITAS BANTUAN PANGAN NON TUNAI DI KABUPATEN KULON PROGO /</subfield>
      <subfield code="c">Ahmed Nur Prastowo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ahmed Nur Prastowo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">17</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19954</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Herry Soesanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.509 598 271</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.509 598 271 AHM e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Layanan Penanggulangan Kemiskinan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Indonesia, sebagai negara agraris, memiliki 29 persen atau&#13;
38,7 juta jiwa penduduk yang bekerja di sektor pertanian. Namun, banyak petani masih hidup jauh&#13;
dari kata sejahtera bahkan masih berada di bawah garis kemiskinan. Pada penelitian ini penulis&#13;
berfokus pada permasalahan rendahnya kemampuan petani di Kabupaten Kulon Progo dalam&#13;
menyediakan komoditas bantuan pangan melalui Program Panganku. Tujuan: Tujuan dari penelitian&#13;
ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis evaluasi pelaksanaan Program Panganku di Kabupaten&#13;
Kulon Progo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisis terhadap&#13;
evaluasi program menggunakan Teori Evaluasi Kebijakan menurut Dunn. Teknik pengumpulan data&#13;
dilakukan wawancara mendalam (15 informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan&#13;
yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Panganku&#13;
dinilai cukup efektif, efisien, merata, mencukupi, responsif, dan tepat sasaran. Kesimpulan:&#13;
Pelaksanaan Program Panganku dinilai dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat&#13;
khususnya masyarakat yang bekerja di bidang agrikultur. Melalui pemberdayaan Gapoktan, KWT,&#13;
Pokdakan, maupun kelompok masyarakat lainnya dapat mampu menciptakan sistem perekonomian&#13;
berbasis kerakyatan. Akan tetapi, kendala utama pelaksanaan ini ada pada dinamika kebijakan yang&#13;
sering berubah ubah sehingga perlu adanya komitmen besar antara pemerintah daerah dan pemerintah&#13;
pusat untuk mendukung program ini.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
