<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001193985</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260211083703</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001069</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EVALUASI PROGRAM DRAINASE DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN BELITUNG TIMUR PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG /</subfield>
      <subfield code="c">REGA AGUSTIRA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">REGA AGUSTIRA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15309</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Luh Putu Vera Astri Pujayanti</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">577.598 163</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">577.598 163 REG e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Lingkungan Hidup</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Penelitian ini dilatar belakangi oleh bencana&#13;
hidrometeorologi yang sering terjadi di Kabupaten Belitung Timur. Bencana hidrometeorologi&#13;
dapat menyebabkan bencana lainnya seperti banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor. Salah&#13;
satu upaya yang di lakukan pemerintah untuk menangani hal tersebut dengan adanya program&#13;
drainase demi menangulangi bencana banjir yang berkepanjangan. Tujuan: penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengevaluasi program drainase dalam mitigasi bencana banjir di Kabupaten&#13;
Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode: Metode penelitian yang digunakan&#13;
penulis dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penulisan deskriptif&#13;
induktif. Sedangkan teknik pengumpulan data yg dilakukan ialah wawancara, observasi dan&#13;
dokumentasi. Sementara itu teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian&#13;
data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: program drainase dalam mitigasi bencana banjir&#13;
di Kabupaten Belitung Timur sudah terlaksana dengan baik dikarenakan sudah terselenggara dan&#13;
dijalankan sesuai dengan prosedur. Namun beberapa hambatan seperti sampah, vegetasi, serta&#13;
sedimentasi di drainase mengakibatkan fungsi drainse belum berjalan optimal dalam mengurangi&#13;
risiko bencana banjir khususnya pada saat musim hujan. Faktor yang menjadi penghambat&#13;
program drainase terletak pada anggaran APBD yang terbatas serta kurangnya partisipasi dari&#13;
kesadaran masyarakat Upaya yang dilakukan ialah dengan membangun hubungan baik antar&#13;
masyarakat dengan lembaga terkait dalam memberikan dukungan terlaksananya mitigasi bencana&#13;
banjir melalui program drainase serta peningkatan kapasitas personel melalui berbagai bentuk&#13;
pelatihan tanggap bencana. Kesimpulan: evaluasi program drainase dalam mitigasi Bencana&#13;
Banjir di Kabupaten Belitung Timur telah memenuhi dimensi CIPP (Context, Input, Process,&#13;
Product) meskipun masih terdapat hambatan pada program drainase tersebut hal tersebut dapat&#13;
diatasi dari upaya pemerintahan Kabupaten Belitung Timur.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
