<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194001</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260211091831</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001085</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PELAYANAN IZIN USAHA MIKRO DAN KECIL MELALUI OSS-RBA DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN LOMBOK BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT :</subfield>
      <subfield code="b">- /</subfield>
      <subfield code="c">Alfirsty Juwita Anjani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Alfirsty Juwita Anjani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust. ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14030</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 651 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 651 2 ALF p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">usaha mikro</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan terkait pelayanan&#13;
izin usaha mikro dan kecil melalui OSS-RBA yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tujuan:&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelayanan izin usaha mikro dan kecil melalui&#13;
OSS-RBA di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lombok&#13;
Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian&#13;
kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan&#13;
dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini informan ditentukan melalui&#13;
teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi&#13;
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dianalisis&#13;
menggunakan teori pelayanan dari Zeithmal, dalam Hardiansyah (2018:63-63) meliputi lima&#13;
dimensi yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy menunjukkan bahwa&#13;
pelayanan izin usaha mikro dan kecil melalui OSS-RBA telah berjalan dengan baik. Namun, masih&#13;
saja terdapat kendala seperti sumber daya aparatur yang kurang memadai, kurangnya kemampuan&#13;
pelaku usaha dalam penggunaan sistem OSS-RBA, kinerja dan disiplin aparatur yang kurang&#13;
maksimal dan kesadaran masyarakat akan legalitas usaha dan tempat masih kurang. Kesimpulan:&#13;
Pelayanan izin usaha mikro dan kecil melalui OSS-RBA di Dinas Penanaman Modal dan&#13;
Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah&#13;
cukup baik dilihatdari dimensi tangibles, responsiveness, assurance, dan empaty. Namun untuk&#13;
dimensi reliability masih kurang baik dan perlu ditingkatkan sehingga disarankan Dinas&#13;
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dapat melakukan pendidikan dan pelatihan&#13;
sistem OSS-RBA bagi para ASN, mengadakan sosialisasi OSS-RBA kepada pelaku usaha,&#13;
melakukan rekruitmen yang tepat, dan pembinaan disiplin aparatur. Dinas Penanaman Modal dan&#13;
Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lombok Barat diharapkan dapat merekrut aparatur yang&#13;
menguasai bidang tertentu, dalam hal ini adalah bidang pelayanan perizinan, mengadakan&#13;
pelatihan kepada para ASN, mengadakan sosialisasi secara rutin guna memperkenalkan secara luas&#13;
bahwa penggunaan OSS-RBA yang bisa diakses dari rumah mampu memudahkan para pelaku&#13;
usaha, termasuk pemohon IUMK.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
