<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194024</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260211094416</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001108</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PENERTIBAN ORGANISASI MASYARAKAT DI KABUPATEN BANDUNG BARAT PROVINSI JAWA BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Prabu Ksatria Wicaksono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Prabu Ksatria Wicaksono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">7 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15379</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ondo Riyani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 824 43</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.150 959 824 43 PRA s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Pemerintahan Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Organisasi Masyarakat adalah bentuk bagi aspirasi&#13;
masyarakat yang lahir karena adanya kesamaan persepsi dan pendapat pada masyarakat itu sendiri.&#13;
Masyarakat itu memiliki kesamaan dalam pandangan dan tujuan yang sama. Tetapi dengan seiring&#13;
berkembangnya Organisasi Masyarakat yang muncul pada lingkungan kemasyarakatan, adanya&#13;
2&#13;
oknum dari Organisasi Masyarakat yang memiliki pemahaman yang bertentangan dengan dasar&#13;
negara negara Indonesia. Hal ini dapat menjadi pemicu pelanggaran yang diakibatkan oleh Organisasi&#13;
Masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penertiban yang terarah oleh Badan Kesatuan Bangsa dan&#13;
Politik. Tujuan: Menganalisis strategi dan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam melakukan&#13;
pembinaan dan penertiban terhadap Organisasi Masyarakat di Kabupaten Bandung Barat. Metode:&#13;
desain yang digunakan dalam penelitian yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Data yang&#13;
dikumpulkan melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis data,&#13;
penulis menggunakan analisis SWOT. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa&#13;
Komunikasi dan pendekatan yang dilakukan antara Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dengan&#13;
Organisasi Masyarakat menjadi faktor utama dalam keberhasilan kegiatan penertiban Organisasi&#13;
Masyarakat yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Namun masih didapati beberapa kelemahan yang menjadikan kekurangan dalam proses penertiban Ormas. Dengan jumlah pegawai yang sedikit proses&#13;
penertiban sedikit berjalan lambat dan kurang efisiensi waktu. Akibat minimnya Sumber Daya&#13;
Manusia berakibat kurang maksimal dalam pelaksanaan program kegiatan penertiban Organisasi&#13;
Masyarakat di Kabupaten Bandung Barat. Tetapi dengan kekurangan yang dimiliki, Badan Kesatuan&#13;
Bangsa dan Politik Kabupaten Bandung Barat tetap melaksanakan kegiatan sesuai program dan&#13;
memaksimalkan Sumber Daya Manusia yang kompeten. Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil&#13;
penelitian, maka penulis memperoleh kesimpulan bahwa Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung&#13;
Barat telah bekerja dengan cukup baik, dengan meminimalisir faktor penyebab terjadinya pelanggaran&#13;
diantaranya yaitu perbedaan pandangan, persaingan wilayah, dan tuntutan kepada pemerintah yang&#13;
tidak terpenuhi.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
