<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194041</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260211101034</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001125</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KINERJA LAPORAN KEUANGAN DINAS PERHUBUNGAN KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN PERIODE 2017-2021 /</subfield>
      <subfield code="c">MUHAMMAD DEANDIE NOUFAL ENRICO</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">MUHAMMAD DEANDIE NOUFAL ENRICO</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilust ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14015</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Budi Margono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336 598 161 62</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">336 598 161 62  MUH k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">keuangan daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dinas Perhubungan Kota Palembang&#13;
merupakan salah satu instansi sektor publik yang berada dalam ruang lingkup lembaga&#13;
pemerintah, yang dalam kegiatan operasionalnya seluruh biaya yang digunakan oleh Dinas&#13;
Perhubungan Kota Palembang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah&#13;
(APBD), sehingga sudah pasti bahwa Dinas Perhubungan Kota Palembang memegang&#13;
prinsip efektivitas, efisiensi, dan ekonomis. Tujuan: Untuk mengetahui apakah prinsip&#13;
tersebut telah dijalankan dengan baik.atau tidak, maka perlu dilakukan pengukuran terhadap&#13;
kinerja keuangan karena di Dinas Perhubungan Kota Palembang sendiri tidak terdapat&#13;
pengukuran khusus terhadap kinerja keuangan. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis&#13;
tertarik melakukan penelitian mengenai kinerja keuangan dengan judul penelitian “Kinerja&#13;
Laporan Keuangan Dinas Perhubungan Kota Palembang Sumatera Selatan Periode 2017-&#13;
2021” Penelitian ini menggunakan teori Ratnasari Haliyah Syamsuddin (2015:284-285)&#13;
mengenai kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang selama tahun 2010-2014, adapun&#13;
tujuannya untuk mengetahui kinerja keuangan melalui rasio kemandirian, rasio efektivitas,&#13;
rasio efesiensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif&#13;
dengan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah&#13;
obsevarsi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data melalui reduksi data,&#13;
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan&#13;
kinerja laporan keuangan Dinas Perhubungan Kota Palembang sudah dilaksanakan dengan&#13;
baik namun masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya. Kesimpulan : Kesimpulannya&#13;
bahwa Dinas Perhubungan Kota Palembang belum bisa merealisasikan target Pendapatan&#13;
Asli Daerah (PAD) selama 2017-2021, dan hasil perhitungan kinerja keuangan disimpulkan&#13;
bahwa Peforma Dinas Perhubungan Kota Palembang masih belum stabil. Dilihat dari hasil&#13;
Rasio Kemandirian berada di kategori tinggi (Delegatif) yang artinya Dinas Perhubungan&#13;
Kota Palembang sudah cukup baik namun masih membutuhkan bantuan Pemerintah Pusat,&#13;
sedangkan jika dilihat dari Rasio Efektivitas berada dikategori kurang efektif dimana Dinas&#13;
Perhubungan Kota Palembang kurang atau tidak mendekati target anggaran yang telah&#13;
direncanakan, dan Rasio Efesiensi berada dikategori tidak efesien dimana Dinas Perhubungan&#13;
Kota Palembang belum mampu memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
