<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194046</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260211101619</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001130</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN LAYANAN E-GOVERNMENT MELALUI WEBSITE SMART CITY DI KOTA PALOPO PROVINSI SULAWESI SELATAN /</subfield>
      <subfield code="c">Fitra Saputra Alamsya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Fitra Saputra Alamsya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 hlm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19503</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Helianus Rudianto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">004. 095 984 722</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">004. 095 984 722  FIT i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Teknologi Informasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Menghadapi pesatnya teknologi informasi saat ini maka pemerintah&#13;
Indonesia terus melalukan berbagai inovasi dalam tata kelola dan sistem pelayanan publik&#13;
yang berbasis elektronik (e-government). Untuk merespon tantangan urbanisasi tersebut maka&#13;
pemerintah kota Palopo melakukan perwujudan konsep Smart City yang merupakan transisi&#13;
untuk mengubah sudut pandang kota dengan model konvensional. Namun dilihat dari hasil&#13;
laporan evaluasi progres Smart City kota palopo tahun 2023 pemerintah Kota Palopo masih&#13;
ada beberapa kendala/kebutuhan pembangunan Smart City di Kota Palopo antara lain&#13;
keterbatasan anggaran, keterbtasan infrastruktur, keterbatasan SDM, dan masih kurangnya&#13;
kerjasama dan kordinasi antara tim pelaksana Smart City. Tujuan: Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan layanan e-government melalui website&#13;
smart city di kota Palopo, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya yang dilakukan untuk&#13;
mengatasi hambatan dalam implementasi kebijakan layanan e-government melalui website smart&#13;
city di kota Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatandeskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.&#13;
Hasil/Temuan: Pemerintah kota Palopo dan dinas komunikasi dan informatika kota Palopo&#13;
dalam menjalankan layanan e-government melalui website smart city sesuai dengan kebijakan&#13;
yang telah dibuat dengan baik. Namun, masih ada hambatan dalam pelaksanaannya, termasuk&#13;
belum optimalnya koordinasi antara pihak-pihak yang terlibat, infrastruktur yang perlu dikembangkan , dan alokasi anggaran yang masih perlu di upayakan. Kesimpulan: Implementasi layanan e-Government melalui website Smart City Kota Palopo sudah cukup efektif dengan catatan perlu peningkatan koordinasi teknis, infrastruktur pendukung,dan dukungan anggaran terhadap implementasi kebijakan tersebut.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
