<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194073</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">00328/IPDN/2026</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20260211103823</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001157</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">ANALISIS KESIAPAN PENERAPAN E-GOVERNMENT DI KABUPATEN NUNUKAN /</subfield>
      <subfield code="c">Abdul Malik Fajar</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Abdul Malik Fajar</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">15 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">illus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Agung Nurrahman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.340 959 839 21</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.340 959 839 21  ABD a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Perencanaan Administrasi Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Research ini layak dan perlu dilakukan karena&#13;
belum ada penelitian sebelumnya yang melihat kesiapan e-government di Kabupaten&#13;
Nunukan. Kedua, indeks SPBE Kabupaten Nunukan masih rendah dibandingkan dari&#13;
Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. Ketiga, Indeks SPBE Kabupaten&#13;
Nunukan tahun 2019 dan 2020 berpredikat kurang. Berdasarkan masalah tersebut peneliti&#13;
ingin menganalisis sejauh apakah kesiapan e-govovernment di Kabupaten Nunukan. Tujuan:&#13;
Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesiapan e-government di&#13;
Kabupaten Nunukan. Maka dari itu peneliti mengambil judul Analisis Kesiapan Penerapan&#13;
E-Government di Kabupaten Nunukan. Metode : Penelitian yang digunakan adalah metode&#13;
quasi qualitative alasan menggunakan metode ini karena teori sebagai alat analisis data, serta&#13;
menempatkan teori sebagai landasan berpikir sejak awal penelitian berlangsung. Teknik&#13;
pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik pengambilan sampling&#13;
dengan purposive sampling. Teknik analisis berupa reduksi data, penyajian data dan&#13;
penarikan kesimpulan. Analisis yang dilakukan menggunakan teori kesiapan e-government&#13;
(Indrajit, 2005). Hasil/Temuan : Hasil temuan menunjukkan terdapat kekurangan pada&#13;
infrastruktur telekomunikasi yaitu keterjangkauan jaringan untuk daerah terpencil atau&#13;
daerah perbatasan dimana masyarakat masih sulit mengakses internet. Kesimpulan :&#13;
Kesiapan e-government di Kabupaten Nunukan sudah tergolong siap. Akan tetapi, belum&#13;
maksimal dikarenakan keterjangkaun jaringan yang masih sulit di akses oleh daerah terpencil.&#13;
Akan tetapi pada 5 dimensi yang ada sudah tergolong siap hal ini dapat membantu terciptanya&#13;
sistem pemerintahan bebasis elektronik di Kabupaten Nunukan berjalan dengan baik.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
