<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194109</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260211111956</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001193</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN INDUSTRI RUMAH TANGGA KERAJINAN KASAB OLEH DINAS KOPERASI, USAHA KECIL MENENGAH, PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA PROVINSI ACEH /</subfield>
      <subfield code="c">FIRTA SUCI M</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">FIRTA SUCI M</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15354</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dwi Indah Kartika</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 116 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 116 2  FIR p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Industri Rumah Tangga</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Aceh Barat Daya adalah salah satu kabupaten&#13;
yang dijadikan sentra perdagangan di provinsi Aceh maka menjadi potensi besar pula&#13;
untuk Aceh Barat Daya mengembangkan sektor ekonomi. Oleh karena itu dalam&#13;
menunjang pembangunan Kabupaten Aceh Barat Daya, tentunya diperlukan sektor&#13;
industri sebagai sumber pendapatan yang menunjang pembangunan kabupaten. Salah&#13;
satu industri yang menjadi produk unggul di Kabupaten Aceh Barat Daya adalah&#13;
kerajinan kasab. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan&#13;
menganalisis pemberdayaan industri rumah tangga kerajinan kasab oleh Dinas&#13;
Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Aceh Barat Daya, untuk&#13;
menggambarkan dan menganalisis faktor penghambat dalam pemberdayaan Industri&#13;
Rumah Tangga Kerajinan Kasab oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan&#13;
Perdangangan Kabupaten Aceh Barat Daya, dan untuk menggambarkan dan&#13;
menganalisis upaya yang dilakukan oleh dinas koperasi, UKM, Perindustrian dan&#13;
Perdagangan Kabupaten Aceh Barat Daya dalam mengatasi faktor penghambat&#13;
pemberdayaan industri rumah tangga kerajinan kasab. Metode : Metode penelitian&#13;
menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif.&#13;
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara,&#13;
observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data,&#13;
penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil : Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa pemberdayaan industri rumah tangga kerajinan kasab oleh Dinas&#13;
Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan di Kabupaten Aceh Barat Daya masih&#13;
belum optimal terlihat dari masih banyaknya pelaku usaha kerajinan kasab yang belum&#13;
terampil dalam pengembangan dan pemasaran produk kerajinan kasab. Kesimpulan :&#13;
Adapun faktor penghambat yang dihadapi yaitu kurangnya modal usaha bagi pengrajin,&#13;
kurangnya inovasi dan kreasi dari pengrajin kasab dalam menghasilkan kerajinan yang&#13;
lebih menarik minat konsumen, dan kurangnya dukungan bagi pengrajin kasab baik dari pemerintah daerah maupun dari bina usaha. Adapun upaya yang dilakukan untuk&#13;
mengatasi faktor penghambat yaitu Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan&#13;
Perdagangan Kabupaten Aceh Barat Daya memfasilitasi pengrajin kasab dalam&#13;
memperoleh modal pendukung berupa bahan serta peralatan untuk memproduksi&#13;
kerajinan kasab, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK), peningkatan pemasaran&#13;
pengrajin kasab. Saran : Saran dari penulis pada penelitian ini yaitu, Dinas Koperasi,&#13;
UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Aceh Barat Daya melakukan&#13;
pelatihan pengelolaan keuangan bagi para pengrajin, Penyediaan anggaran yang&#13;
berkelanjutan bersumber dari APBD, Mendorong dunia usaha untuk semakin aktif&#13;
dalam membina pengrajin kasab.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
