<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194156</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260211090603</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001240</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EVALUASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN MINUMAN BERALKOHOL DI KABUPATEN KEEROM PROVINSI PAPUA /</subfield>
      <subfield code="c">Homer, Alexander Hendri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Homer, Alexander Hendri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">7 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15475</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ani Martini</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.292 598 817 5</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">362.292 598 817 5 HOM e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Permasalahan Alkohol</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada penerapan yang dilakukan oleh&#13;
Satuan Polisi Pamong Praja sebagai penegak kebijakan di lapangan terhadap peredaran minuman&#13;
beralkohol di Kabupaten Keerom yangmana masih ditemukannya minuman beralkohol yang secara&#13;
illegal beredar di masyarakat dan juga banyaknya konflik sosial yang disebabkan oleh minuman&#13;
beralkohol. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengendalian dan&#13;
pengawasan minuman beralkohol di Kabupaten Keerom serta mengetahui faktor penghambat dan&#13;
faktor pendukung dalam kebijakan ini. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif&#13;
deskriptif dengan pendekatan induktif serta menggunakan teori Evaluasi dari William N. Dunn.&#13;
Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.&#13;
Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh peneliti dalam penelitian ini yaitu kebijakan pengendalian&#13;
dan pengawasan minuman beralkohol di Kabupaten Keerom ini belum berjalan dengan baik dalam&#13;
menciptakan ketentraman dan ketertiban di masyarakat. Pada kebijakan ini terdapat hambatanhambatan yang menyebabkannya tidak berjalan dengan baik, seperti belum adanya PPNS, kurangnya&#13;
kesadaran masyarakat akan kebijakan tersebut, dan tidak adanya keterlibatan tokoh adat dalam&#13;
pembuatan kebijakan. Kesimpulan: Evaluasi kebijakan pengendalian dan pengawasan minuman&#13;
beralkohol di Kabupaten Keerom sejauh ini sudah membaik dari sejak dibuatnya kebijakan ini. Hal&#13;
ini ditandai dengan sudah mulai berkurangnya aksi-aksi oknum masyarakat yang memalang jalan&#13;
ataupun merusak fasilitas-fasilitas umum yang ada. Bekurangnya aksi-aksi ini karena adanya upaya&#13;
dari pemerintah Kabupaten Keerom dalam hal ini memberikan tugas kepada Satuan Polisi Pamong&#13;
Praja dan dibantu oleh pihak kepolisian untuk mnegawasi dan mengendalikan peredaran minuman&#13;
beralkohol di Kabupaten Keerom.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
