<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194161</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260211091846</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001245</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL MELALUI PROGRAM DIGITAL ENTREPRENEUR ACADEMY (DEA) OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN BLORA PROVINSI JAWA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">FEBRIYANA TRI NUGRAHA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">FEBRIYANA TRI NUGRAHA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15777</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hendrawati Hamid</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 267 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.642 598 267 1 FEB p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kurangngnya pemahaman&#13;
merapkan strategi bisnis di era industri 4.0 bagi pelaku usaha mikro kecil&#13;
berdampak pada penurunan pemasaran khususnya di masa pandemi covid19. Berdasarkan Data dari Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Tengah,&#13;
jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Blora sebanyak 3.473 dan masih&#13;
banyak yang belum dikembangkan secara maksimal Hal tersebut&#13;
dipengaruhi oleh perubahan teknologi digital yang tentunya sangat&#13;
berdampak terhadap dunia usaha. Tujuan: Untuk mengetahui proses&#13;
pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil, faktor penghambat, dan upaya&#13;
yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika melalui Digital&#13;
Entrepreneur Academy (DEA). Metode: Metode yang digunakan adalah&#13;
metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi,&#13;
wawancara mendalam (indepth interview), dan dokumentasi. Penentuan&#13;
informan dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling.&#13;
Hasil/Temuan: Hasil penelitian Pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil&#13;
melaui program Digital Talent Schoalrship (DEA) Oleh Dinas Komunikasi&#13;
Informatika Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah yang dianalisis&#13;
menggunakan teori Mardikanto yang mendiskripsikan 4 (empat) pokok&#13;
pemberdayaan yaitu: Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan dan Bina&#13;
Kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan pemasaran produk usaha&#13;
mikro kecil pada umumnya sudah terlaksana, yaitu pelaku usaha mikro kecil&#13;
telah menggunakan teknologi digital dalam pemasaran dan promosi&#13;
produknya, akan tetapi masih dalam bentuk yang sederhana sehingga perlu&#13;
adanya inovasi dan kreatifitas. Hal ini dikarenakan peserta yang memiliki&#13;
tingkat pendidikan rendah dan peserta yang memiliki usia lanjut mengalami&#13;
kesulitan dalam memahami materi dan pelatihan yang dilakukan dalam&#13;
pelaksanaan program Digital Entrepreneur Academy (DEA). Upaya yang&#13;
dilakukan yaitu: melakukan sosialisasi tentang urgensi digitalisasi, melaksanakan program Digital Entrepreneur Academy (DEA), dan&#13;
sosialisasi pentingnya memiliki gadget, smartphone yang mumpuni.&#13;
Kesimpulan: Pemberdayaan Pelaku Usaha Mikro Kecil Melalui Program&#13;
Digital Entrepreneur Academy (DEA) Oleh Dinas Komunikasi Informatika&#13;
Kabupaten Blora secara garis besar sudah terlaksana dengan baik sesuai&#13;
dengan teori pemberdayaan yang dikemukakan Mardikanto.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
