<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001194169</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260211094622</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0226001253</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI PANJANG DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU /</subfield>
      <subfield code="c">FERLIANTI AZRELIA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">FERLIANTI AZRELIA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">10 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15490</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nur Ichsan Amin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">IPDN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.709 598 173 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.709 598 173 1  FER i</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengembangan Objek Wisata</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Implementasi kebijakan pemerintah daerah&#13;
ini perlu dievaluasi kembali untuk melihat faktor apa yang menjadi hambatan dan&#13;
tantangan dalam pengembangan objek wisata Pantai Panjang di Kota Bengkulu serta&#13;
langkah apa yang akan dipilih oleh Pemerintah dalam mengelola dan menata objek&#13;
wisata pantai panjang sehingga dapat berkembang menjadi objek wisata unggulan.&#13;
Tujuan: untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi kebijakan, faktor&#13;
penghambat dan pendukung serta upaya pemerintah daerah dalam pengembangan&#13;
objek wisata Pantai Panjang di Kota Bengkulu. Metode: Metode penelitian yang&#13;
digunakan yaitu penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik&#13;
pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Desain&#13;
Penelitian yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan Edward III yaitu&#13;
komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil/Temuan:&#13;
Implementasi Kebijakan Pengembangan objek wisata Pantai Panjang di Kota Bengkulu&#13;
Provinsi Bengkulu dapat dikatakan telah terlaksana dengan baik namun masih terdapat&#13;
beberapa kendala yaitu minimnya kejelasan informasi, belum konsistensi, rendahnya&#13;
kemampuan sumber daya manusia, sumber daya anggaran terbatas, sumber daya&#13;
peralatan belum mencukupi dan pengangkatan birokrat belum maksimal. Kesimpulan: Sebagai bentuk upaya pemerintah dalam mengembangkan objek wisata Pantai Panjang&#13;
maka hal yang harus diperhatikan dengan meningkatkan promosi pariwisata,&#13;
meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan sarana dan prasarana.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
